Wiranto: Ada Pihak yang Bikin Masalah APBD DKI Kian Rumit

Siswanto, Nikolaus Tolen

Jum'at, 20 Maret 2015 | 15:01 WIB
Wiranto: Ada Pihak yang Bikin Masalah APBD DKI Kian Rumit
Ketua Umum Partai Hanura Wiranto [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto mengaku prihatin dengan proses hukum dan politik yang dilancarkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terkait APBD 2015. Menurutnya, dengan berlarut-larutnya permasalahan tersebut masyarakat dirugikan.

"Masalah yang tadinya sangat sederhana malah menjadi rumit dan panas, karena itu saya merasa sangat prihatin, sebab rakyatlah yang dirugikan," kata Wiranto dalam konferensi pers untuk menyikapi konfik antara Ahok dan DPRD di kantor DPP Hanura Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2015).

Wiranto mengaku semakin prihatin ketika ada pihak lain yang turut campur dalam permasalahan tersebut. Pasalnya, bukannya memberikan titik terang, tetapi membuat masalah semakin runyam dan sulit untuk dipecahkan. Sayangnya, Wiranto tidak menyebut siapa pihak lain yang ia maksud.

"Banyak pihak ikut angkat bicara yang arahnya hanya memancing dan hanya mengarah ke wilayah yang cukup sensitif membuat masalah tersebut mejadi lebih meluas dan kompleks, bukan memberikan solusi," Wiranto menambahkan.

Seperti diketahui, konflik tersebut bermula ketika Ahok menyerahkan dokumen APBD ke Kementerian Dalam Negeri yang bukan disahkan DPRD. Menurut Ahok, ada dana siluman dalam rancangan tersebut yang mencapai Rp12,1 triliun. Merespon hal ini, DPRD pun menggunakan hak angket untuk menyelidiki langkah Ahok.

Kemendagri pun turun tangan. Kemendagri sudah mengevaluasi draf Rancangan Perda tentang APBD 2015 dan menyerahkan hasilnya kepada Gubernur Ahok pekan lalu.

Hasil evaluasi tersebut dituangkan dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 903-681 Tahun 2014 tentang Evaluasi Rancangan Perda tentang APBD DKI Jakarta 2015 dan Rancangan Pergub Penjabaran APBD DKI Jakarta 2015 tertanggal 11 Maret 2015.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menunggu pengesahan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta Tahun Anggaran 2015 sampai Senin (23/3/2015).

Banyak mata anggaran yang kemudian dikoreksi karena dinilai tidak rasional.

Terkait proses hukum dan politik yang dilancarkan Ahok dan para pimpinan DPRD, Tjahjo mengatakan bahwa pemerintah pusat tidak akan campur tangan.

"Kami tidak mau ikut campur, itu hak politik DPRD dan Pak Ahok. Tinggal menunggu proses hukum dan politik itu," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPRD Setuju Gunakan APBD 2014, Taufik: Hanya Nasdem yang Membelot

DPRD Setuju Gunakan APBD 2014, Taufik: Hanya Nasdem yang Membelot

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 14:35 WIB

KPAI Minta Mendagri Usut Kata-kata Kotor Ahok di TV

KPAI Minta Mendagri Usut Kata-kata Kotor Ahok di TV

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 14:16 WIB

Sore Ini, Hasil Input APBD E-Budgeting Diserahkan ke DPRD

Sore Ini, Hasil Input APBD E-Budgeting Diserahkan ke DPRD

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:37 WIB

Dekat Dengan Ahok, M. Taufik Sebut Ketua Fraksi Nasdem Berbahaya

Dekat Dengan Ahok, M. Taufik Sebut Ketua Fraksi Nasdem Berbahaya

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:11 WIB

Terkini

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

×