Pengelola Belum Bisa Taksir Kerugian Kebakaran Margo City

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 22 Maret 2015 | 21:48 WIB
Pengelola Belum Bisa Taksir Kerugian Kebakaran Margo City
Kebakaran di Margo City (suara.com/Ardi Mandiri)

Suara.com - Peralatan pemadam kebakaran dan pendektesi api di pusat perbelanjaan Margo City, Depok, Jawa Barat berfungsi dengan baik, sehingga para pengunjung maupun karyawan tenang bisa dievakuasi dengan cepat dan tidak ada korban jiwa saat terjadi musibah kebakaran.

"Alarm juga berfungsi sehingga semua dapat diatasi dengan cepat," kata Kepala Humas Margo City, Rani Fitriawati ketika ditemui di lokasi kebakaran, Minggu.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berusaha memadamkan api dengan peralatan yang ada, namun karena kobaran api cukup besar dan cepat maka kebakaran cepat meluas.

Mal Margo City dilengkapi dengan alat pendeteksi api, sehingga ketika terjadi percikan api maka alarm langsung berbunyi.

Pusat perbelanjaan Margo City merupakan mal terbesar di Kota Depok, dan selalu ramai dikunjungi banyak orang.

"Yang datang ke sini bukan hanya warga Depok, tetapi juga warga Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, dan lainnya," ujarnya.

Gedung Mal Margo City yang terbakar adalah sisi utara gedung di lantai satu dan dua.

Belum diketahui jumlah kerugian yang dialami akibat kebakaran tersebut.

Rani menjelaskan pula, untuk mengetahui penyebab kebakaran pihaknya menyerahkannya kepada aparat kepolisian untuk menyelidiki.

Saat melakukan pemadaman kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok mengerahkan 10 unit mobil pemadam di Pusat Perbelanjaan Margo City, yang berada di Jalan Margonda Raya itu.

"Selain dari Depok, kami juga dibantu mobil Pemadam Kebakaran dari Jakarta Selatan yang berjumlah delapan mobil, jadi totalnya 18 unit," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Yayan Ariyanto.

Sementara Kapolresta Depok, Kombes Pol Ahmad Subarkah mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran di pusat perbelanjaan Margo City Depok berasal dari tempat karaoke NAV di lantai dua.

"Api diduga berasal dari dapur karaoke NAV dan merembet hingga ke atas," kata Subarkah.

Menurut dia pula, api yang berasal dari saluran gas kompor dapur karaoke NAV dan sempat disemprot oleh karyawan setempat untuk memadamkan api, tetapi tidak berhasil sehingga api semakin meluas.

Aparat kepolisian masih terus melakukan pembersihan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami belum menyimpulkan apakah ini ada kelalaian atau tidak," katanya.

Kapolres menjelaskan lagi, pihaknya telah memeriksa delapan saksi yang mengetahui kejadian tersebut, baik pegawai ataupun petugas keamanan setempat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mal Margo City Terbakar, Ini Penjelasan Pengelolanya

Mal Margo City Terbakar, Ini Penjelasan Pengelolanya

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 14:25 WIB

Mal Margo City Terbakar Tak Bisa Dibayangkan Paniknya Penonton 21

Mal Margo City Terbakar Tak Bisa Dibayangkan Paniknya Penonton 21

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 13:38 WIB

Terkini

Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY

Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:57 WIB

Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?

Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:56 WIB

Nyawa Pelajar Melayang Usai Bentrokan di Bandung, Menteri PPPA Soroti Keamanan Anak

Nyawa Pelajar Melayang Usai Bentrokan di Bandung, Menteri PPPA Soroti Keamanan Anak

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:51 WIB

Trump Berang! Sindir Sekutu Ogah Kirim Kapal ke Selat Hormuz Meski 40 Tahun Dilindungi AS

Trump Berang! Sindir Sekutu Ogah Kirim Kapal ke Selat Hormuz Meski 40 Tahun Dilindungi AS

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:49 WIB

Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan

Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:38 WIB

Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus, Tim Advokasi: Ini Serangan Sistematis

Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus, Tim Advokasi: Ini Serangan Sistematis

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:27 WIB

Program MBG Libur Saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun

Program MBG Libur Saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:24 WIB

Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?

Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:22 WIB

Keamanan Freeport Bobol: Ke Mana Larinya Anggaran Pengamanan Rp1 Triliun?

Keamanan Freeport Bobol: Ke Mana Larinya Anggaran Pengamanan Rp1 Triliun?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:21 WIB

Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat

Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:19 WIB