Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 17 Maret 2026 | 13:19 WIB
Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. (ANTARA/Andi Firdaus)
baca 10 detik
  • Menteri Ketenagakerjaan menemukan sopir bus hanya tidur dua jam saat pengawasan mudik di Terminal Pulo Gebang.
  • Pemeriksaan gabungan fokus pada kondisi fisik pengemudi dan kelayakan teknis bus sebelum keberangkatan mudik.
  • Pemerintah melarang sopir tidak layak beroperasi guna menekan risiko kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026.

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkap temuan mengejutkan saat melakukan pengawasan mudik Lebaran 2026. Seorang sopir bus diketahui hanya tidur selama dua jam sebelum dijadwalkan mengangkut penumpang, kondisi yang dinilai sangat berisiko terhadap keselamatan perjalanan.

Temuan itu didapat saat pemeriksaan gabungan di Terminal Pulo Gebang, Jakarta. Yassierli menegaskan, kondisi pengemudi menjadi salah satu perhatian utama pemerintah dalam pengawasan arus mudik tahun ini.

“Para pengemudi sebelum berangkat dicek dulu. Kemarin di Terminal Pulo Gebang ada sopir yang siap-siap mau bawa bus, ternyata tidurnya baru dua jam malam sebelumnya. Ini sesuatu yang tidak boleh terjadi,” kata Yassierli usai acara Pelepasan Mudik Bersama Kemnaker di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh tim lintas kementerian. Kementerian Perhubungan fokus pada kelayakan kendaraan seperti kondisi rem dan teknis armada, sementara Kementerian Ketenagakerjaan memastikan kesiapan fisik dan kesehatan pengemudi.

Menurut Yassierli, aspek seperti waktu istirahat dan kondisi kebugaran sopir menjadi faktor krusial yang tidak boleh diabaikan. Hal ini karena kelelahan dapat meningkatkan risiko kecelakaan selama perjalanan mudik yang padat.

“Pengemudi dicek kesehatannya, dicek lama istirahatnya, apakah fit atau siap untuk melaksanakan tugasnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kasus sopir yang kurang tidur tersebut berhasil terdeteksi berkat proses screening yang dilakukan oleh tim gabungan. Pemerintah pun memastikan pengemudi yang tidak memenuhi standar keselamatan tidak diperbolehkan beroperasi.

Pengawasan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menekan angka kecelakaan selama arus mudik Lebaran, yang setiap tahunnya mengalami lonjakan mobilitas masyarakat.

Pemerintah memperkirakan potensi pergerakan masyarakat pada mudik Lebaran 2026 mencapai sekitar 143 juta orang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan pengawasan terpadu melalui berbagai langkah, mulai dari Operasi Ketupat, pengecekan kelayakan kendaraan (ramp check), hingga pengaturan mobilitas seperti kebijakan Work From Anywhere (WFA).

baca juga

Selain itu, pemerintah juga memetakan titik-titik rawan kepadatan di sejumlah simpul transportasi utama serta memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan minim risiko bagi seluruh masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Lebaran Pengaruhi Polusi Udara di Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan?

Mudik Lebaran Pengaruhi Polusi Udara di Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:00 WIB

Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda

Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:32 WIB

Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit

Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:30 WIB

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:25 WIB

×