Alasan Nikah Siri, Takut Ortu Marah sampai Ingin Poligami

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2015 | 06:10 WIB
Alasan Nikah Siri, Takut Ortu Marah sampai Ingin Poligami
Salah satu akun yang menawarkan jasa nikah siri di Facebook (Screenshot Facebook Maret 2015).

Suara.com - Banyak alasan yang mendorong pasangan untuk datang ke makelar nikah siri di Bandung, Ari Suparli. Kebanyakan alasannya mereka mempunyai permasalahan keluarga.

Ari bercerita banyak pasangan yang terpaksa nikah siri karena berstatus berbeda keyakinan. Pernikahan mereka tidak direstui orangtua.

"Kalau orangtuanya tahu, bisa marah dan diomelin. Makanya saat nikah, entah pihak perempuan atau lelaki masuk Islam dulu," kata Ari saat berbincang dengan suara.com, Selasa (24/3/2015).

Selain itu ada juga yang beralasan tidak direstui salah satu pihak keluarga karena alasan tidak sederajat. Ada pihak yang dianggap miskin dan kaya.

Lalu bagaimana jika kedua keluarga tidak setuju? Siapa yang menikahkan? Ari mengklaim tidak langsung mau membantu pasangan yang mempunyai masalah tersebut untuk menikah siri.

"Karena harus ada wali nikah toh. Entah bapaknya, kakaknya, pamannya. Kalau nggak ada wali, yah nggak sah dong," jelas Ari.

Namun sikap Ari itu bisa 'longgar'. Dia bisa menyediakan wali nikah pengganti yang disebut sebagai wali hakim.

"Persoalannya wali hakim ini juga ditentukan nggak sembarangan, harus yang mengerti agama. Bukan orang kotor. Kalau persoalan kayak gini kan, udah pasti pernikahan nggak sah. Karena ada maksud tertentu. (Lalu kenapa Anda masih mau bantu menikahkan?) Yah saya sebagai perantara saja kan. Saya nggak salah," jelas Ari.

Alasan lain pasangan ingin menikah siri yaitu karena si perempuan hamil di luar nikah. "Biasanya orangtuanya yang mendorong untuk menikahkan anaknya," papar dia.

Terakhir alasan nikah siri karena ingin berpoligami. Biasanya proses pernikahan ini tidak mempunyai alar melintang yang begitu serius. Kedua pasangan yang berpoligami sudah disetujui orangtua perempuan.

"Poligami tidak jauh dari keterdesakan ekonomi, sehingga orangtua si perempuan sudah setuju. Saya belum pernah menemui halangan dalam pernikahan karena alasan poligami ini," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Iklan Jasa Nikah Siri Masih Banyak Bertebaran di Facebook

Iklan Jasa Nikah Siri Masih Banyak Bertebaran di Facebook

Tekno | Selasa, 24 Maret 2015 | 06:00 WIB

KPAI Apresiasi Kominfo Blokir Nikah Siri Online

KPAI Apresiasi Kominfo Blokir Nikah Siri Online

Tekno | Senin, 23 Maret 2015 | 05:30 WIB

Khofifah: Perempuan Jangan Mau Nikah Siri Online

Khofifah: Perempuan Jangan Mau Nikah Siri Online

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2015 | 04:40 WIB

Ini Risiko Nikah Siri Secara Online

Ini Risiko Nikah Siri Secara Online

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2015 | 15:14 WIB

Ini Gelagat Farhat Abbas saat akan Menikah Siri

Ini Gelagat Farhat Abbas saat akan Menikah Siri

Entertainment | Rabu, 02 April 2014 | 16:39 WIB

Suami Minta Farhat Abbas Nikahi Regina

Suami Minta Farhat Abbas Nikahi Regina

Entertainment | Senin, 31 Maret 2014 | 13:53 WIB

Terkini

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

×