Karena Kemurahan Hati, Gadis Ini Malah Jadi Korban Germanwings

Ruben Setiawan

Rabu, 25 Maret 2015 | 21:00 WIB
Karena Kemurahan Hati, Gadis Ini Malah Jadi Korban Germanwings
Rekan-rekan para korbn kecelakaan Germanwings berkumpul di depan sekolah Joseph Koenig Gymnasium, (25/3). (Reuters/Ina Fassbender)

Suara.com - Di balik sebuah tragedi, selalu ada kisah-kisah haru yang kadang menggetarkan hati. Seperti kisah yang dialami seorang siswi sekolah menengah atas (SMA) asal Jerman salah satu penumpang pesawat Germanwings 4U 9525 nahas.

Sang siswi adalah satu dari 16 pelajar SMA asal Jerman yang menjadi penumpang pesawat rute Barcelona-Duesseldorf tersebut. Ia hampir saja lolos dari maut. Ironisnya, karena kebaikan hati orang lain, ia justru ikut menjadi korban.

Siswi SMA tersebut, bersama 15 rekannya merupakan pelajar asal Haltern am See, Jerman yang ikut program pertukaran pelajar di Institut Giola di Llinars del Valles, Spanyol.

Hari Selasa, 24 Maret 2015, sang siswi berangkat ke bandara untuk terbang pulang ke Jerman. Tanpa ia sadari, paspornya tertinggal di rumah keluarga Spanyol yang ia tumpangi.

Ia baru sadar paspornya tertinggal ketika ia tiba di stasiun kereta menuju bandara. Gadis itu lalu membiarkan rekan-rekannya berangkat lebih dahulu ke bandara, sementara dirinya, diantar keluarga yang ia tumpangi, kembali ke rumah untuk mengambil paspor yang tertinggal.

Keluarga yang ia tumpangi rumahnya memang amat baik. Mereka mengantar si gadis menyusul rekan-rekannya ke bandara supaya ia tidak ketinggalan pesawat.

Alhasil, si gadis berhasil sampai di bandara tepat waktu dan bisa pulang ke Jerman bersama 15 rekannya dalam satu pesawat. Namun, apa mau dikata, justru karena ia berhasil menyusul rekan-rekannya, si gadis justru kehilangan nyawanya.

Hal itu diungkap oleh Anna Garcia, seorang siswi sekolah menengah atas Spanyol yang mengetahui kisah tersebut.

Belasan remaja asal Haltern am See itu tidak sendiri. Mereka mengikuti program pertukaran pelajar dengan dua guru mereka.

Mereka adalah siswa dan siswi sekolah menengah atas Joseph Koening Gymnasium di Haltern am See. Rekan dan kerabat korban ramai-ramai menggunakan media sosial untuk mengungkapkan kesedihan mereka.

Saat ini, proses pencarian dan penyelamatan korban masih berlangsung di lokasi jatuhnya pesawat di Pegunungan Alpen. Tim penyidik Prancis juga telah menemukan satu dari dua "black box" pesawat yang diharapkan mampu mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×