TNI Lomba Balap Karung dengan Tentara Amerika, Siapa Menang Ya?

Ardi Mandiri

Jum'at, 27 Maret 2015 | 02:00 WIB
TNI Lomba Balap Karung dengan Tentara Amerika, Siapa Menang Ya?
Latihan Bersama Marinir Indonesia-Amerika

Suara.com - Latihan bersama antara pasukan khusus TNI AL, Intai Amfibi (Taifib) Marinir, dengan pasukan khusus Marinir AS, US Marsoc, dimanfaatkan oleh prajurit Indonesia untuk mengenalkan budaya bangsa.

Lomba-lomba yang biasanya dimainkan saat menjelang perayaan hari kemerdekaan RI, disuguhkan untuk prajurit pilihan dari Amerika itu saat berada di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Baluran, Karangtekok, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (26/3/2015).

Prajurit Taifib Marinir dan US Marsoc berada di Situbondo dalam rangka mengikuti latihan bersama "Lantern Iron 15-5524" yang digelar sejak 19 Maret dan akan berakhir 10 April 2015.

Suguhan lomba meriah untuk prajurit AS itu diawali dengan lari bersama di areal pusat latihan tempur yang dinilai sangat ideal karena merupakan perpaduan unsur laut, pantai, darat dan dataran tinggi itu.

Lomba karung dikemas dengan sistem berantai. Sebelumnya mereka berlari sekitar tiga meter untuk mengambil karung dan dipakai. Saat menggunakan karung mereka berlari sekitar 10 meter, kemudian karungnya diganti oleh tim berikutnya.

Pasukan AS itu tampak bersemangat untuk bisa menyelesaikan dan memenangkan pertandingan. Karena merupakan permainan yang baru, banyak dari mereka yang terjatuh.

Setelah lari dalam karung, yang tak kalah seru adalah lomba mengambil uang receh dengan mulut. Uang-uang itu dilekatkan pada semangka yang digantung. Kalau pada peringatan 17 Agustusan biasanya semangka itu itu diolesi hitamnya jelanga, di puslatpur ini menggunakan cokelat.

Meskipun tidak menggunakan penghitam sebagaimana biasanya, namun lomba ini cukup meriah dan membuat Marinir AS dan Indonesia girang. Mulut mereka belepotan dengan cokelat.

Kebersamaan kedua pasukan berkualifikasi khusus itu betul-betul terlihat dan permainan belum selesai. Mereka masih bermain bersama dalam lomba memukul kantong plastik berisi air dengan mata tertutup.

Pukul-pukulan yang meleset dari sasaran menambah kemeriahan. Demikian juga dengan lomba memindahkan lingkaran tali dari satu prajurit ke prajurit lainnya.

Seusai berlomba, Marinir kedua negara kemudian "berpesta kecil" dengan suguhan masakan khas Indonesia. Ini betul-betul merupakan suguhan budaya dalam negeri yang lengkap untuk para serdadu AS itu.

Makanan berupa ketela rebus, pisang rebus, onde-onde, ote-ote atau bakwan, jagung rebus, pisang rebus, dan kentang rebus mereka nikmati setelah beramai-ramai mengikuti lomba.

Sebagai pelengkap kudapan itu, minuman khas Indonesia juga disajikan, yaitu wedang jahe dan kelapa muda.

"Mereka ternyata senang juga dengan makanan yang kami suguhkan, seperti ote-ote dan wedang jahe. Pokoknya terlihat sekali bahwa mereka betul-betul berkesan dengan permainan dan masakan yang disajikan oleh Marinir," kata seorang staf Dispen Korps Marinir.

Komandan Satgas Latihan "Lantern Iron 15-5524" Mayor Marinir Freddy Ardianzah mengatakan selain untuk memperkenalkan budaya asli Indonesia, lomba dan suguhan makanan tradisional itu untuk mempererat persahabatan Marinir kedua Negara.

"Ini sekaligus juga dalam rangka untuk memperingati HUT ke-14 Pasmar-1 yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2015," tuturnya.

Asah Kemampuan Sementara latihan bersama itu dilaksanakan untuk mengasah kemampuan tempur prajurit kedua negara, sebagaimana diungkapkan oleh Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) A. Faridz Washington.

Pada sambutan pembukaan yang dibacakan oleh Asisten Operasi Komandan Pasmar-1 Kolonel Marinir I Made Sukada, Mayjen Faridz Washington mengatakan bahwa situasi global, khususnya keamanan maritim menuntut kesiapan Korps Marinir secara optimal.

"Untuk mencapai tingkat kesiapan yang optimal tersebut, prajurit Korps Marinir yang profesional dituntut memiliki standar tertinggi dalam hal teknik dan taktik guna menangani berbagai situasi yang berkembang, sehingga dengan pelaksanaan latihan ini semua tuntutan dapat terpenuhi," tukasnya.

Latihan kali ini, lanjutnya, memfokuskan pada permasalahan pertempuran di darat dan di laut mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaannya. Selama latihan, Marinir Indonesia dengan Marinir AS akan saling bertukar pengetahuan, khususnya materi kemampuan intai amfibi, perang hutan dan sniper melalui metode teori hingga praktik di lapangan.

Sementara Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Kasirun Situmorang mengingatkan prajurit Marinir TNI AL dan Marinir Amerika Serikat agar selalu memerhatikan keamanan selama melaksanakan latihan bersama.

"Jaga selalu faktor keamanan, baik personel maupun material, sehingga latihan dapat berjalan dengan lancar dan aman atau 'zero accident'," ucapnya, saat meninjau latihan bersama itu.

Jenderal Marinir berbintang satu itu mengingatkan agar prajurit kedua negara melaksanakan latihan dengan semangat yang tinggi dan penuh kegembiraan.

"Gali sebanyak-banyaknya pengetahuan selama kalian melaksanakan latihan. Jangan malu bertanya apabila kurang mengerti, sehingga dapat menambah pengetahuan sebagai bekal untuk melaksanakan tugas ke depannya," ujarnya.

Materi yang diberikan dalam latih itu meliputi teori di kelas dan praktik di lapangan. Untuk teori meliputi pertolongan pertama korban perang, patroli tempur dan identifikasi serta tindakan terhadap bahan peledak.

Sedangkan untuk praktik lapangan, materinya meliputi menembak sniper, operasi perang kota, patroli hutan rawa, latihan renang rintis, raid amfibi, pengintaian pantai lanjutan, bertahan hidup dan lainnya.

Latihan dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Korps Marinir Baluran untuk materi teori dan menembak, sedangkan untuk materi lainnya dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur Lampon, Banyuwangi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marinir Indonesia-Amerika Saling Adu Tembak

Marinir Indonesia-Amerika Saling Adu Tembak

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 23:43 WIB

Terkini

Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender

Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:08 WIB

Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis

Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:05 WIB

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:58 WIB

Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif

Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:57 WIB

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:54 WIB

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:30 WIB

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:26 WIB

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:19 WIB

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:13 WIB

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:08 WIB