Begal Makan Korban, Walkot Bogor: Insya Allah Kita Tak Diam

Arsito Hidayatullah

Kamis, 02 April 2015 | 07:21 WIB
Begal Makan Korban, Walkot Bogor: Insya Allah Kita Tak Diam
Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto (tengah) berbincang dengan warga di dalam angkutan kota saat menuju agenda kerja di Kota Bogor, Jabar, Senin (24/11). [Antara/Jafkhairi]

Suara.com - Pemerintah Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat mengerahkan seluruh aparat wilayahnya baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan untuk bergerak cepat mengatasi aksi begal yang sangat meresahkan warga dengan melakukan beberapa langkah-langkah antisipasi.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam surat terbukanya yang dikirimkan kepada camat, lurah dan seluruh lapisan masyarakat usai menghadiri rapat konsolidasi mencegah aksi begal, di Mako Polwil, Rabu.

"Unsur Muspida Kota Bogor harus solid dan bekerja maksimal untuk mencegah aksi penembakan warga oleh begal terulang kembali, seluruh camat dan lurah saya instruksikan untuk menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan, mengajak peran serta warga menjaga lingkungan masing-masing," kata Bima.

Langkah berikutnya yang harus dilakukan dalam mencegah aksi begal, lajut Bima, dengan melakukan aksi gabungan pengamanan wilayah melalui rencana aksi koordinasi lintas aparat di wilayah yang dilakukan secara periodik.

Camat dan lurah juga diminta untuk melakukan pengamatan, pemantauan secara berkala dan berbagi tugas untuk memeriksa tempat-tempat umum yang telah dipasang CCTV dan mengganti kualitas camera pemantau tersebut agar kemampuan daya rekamnya lebih baik.

"Di lokasi kejadian kamera CCTV yang terpasang kualitasnya kurang bagus karena lampu jalannya mati. Kita ingin semua yang ada kamera CCTVnya ditingkatkan kualitasnya," katanya.

Terkait penerangan jalan umum, ia juga meminta dinas terkait untuk segera mendeteksi tempat-tempat dan jalan-jalan yang alat penerang jalanya sudah rusak atau mati untuk segera dilakuakn perbaikan dan menggantinya dengan yang baru.

"Segera lakukan apel akbar lintas elemen Kota Bogor bahwa kita siaga dalam pengamanan dan sekaligus memberikan penghargaan kepada korban Ahmad Markus yang tewas ditembak setelah membatu temannya melakukan perlawanan kepada begal," katanya.

Selanjutnya Pemerintah Kota Bogor juga terus mengaktifkan pengaduan online dan segera menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat tersebut sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

"Aparat Kota Bogor tidak boleh kalah dengan begal, Insya Allah kita tidak diam," kata Bima. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Bulan 11 Begal Tewas Dikeroyok, Tapi Tak Bikin Kapok, Kenapa?

3 Bulan 11 Begal Tewas Dikeroyok, Tapi Tak Bikin Kapok, Kenapa?

News | Rabu, 01 April 2015 | 13:10 WIB

Polisi Tembak Mati Begal di Bogor

Polisi Tembak Mati Begal di Bogor

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 06:13 WIB

Ini Cara Tangani Begal Usia Remaja Versi Psikolog

Ini Cara Tangani Begal Usia Remaja Versi Psikolog

News | Rabu, 18 Maret 2015 | 01:30 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB