Identitas Pelaku Bom Bali I Diketahui Lewat Potongan Jari

Ruben Setiawan

Jum'at, 03 April 2015 | 12:43 WIB
Identitas Pelaku Bom Bali I Diketahui Lewat Potongan Jari
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Biro Penyidik Federal Amerika Serikat (FBI) di Washington, hari Rabu (1/4/2015) waktu setempat, memastikan bahwa Zulkifli bin Hir alias Marwan, orang yang diduga kuat terlibat serangan Bom Bali tahun 2002, terbunuh dalam sebuah serangan di Filipina, bulan Januari lalu. Kepastian tersebut didapat setelah FBI menganalisis DNA dari potongan jari salah satu korban serangan.

Seorang narasumber di FBI menyatakan potongan jari tersebut diambil tentara Filipina dari jasad Marwan yang tewas tertembak dalam serangan tersebut. Potongan jari tersebut kemudian dibawa ke AS untuk dianalisis. Agen FBI lalu membandingkan DNA jari tersebut dengan DNA saudara kandung Marwan dan menemukan kecocokan.

Yang diterima FBI memang hanya potongan jari, bukan jenazah utuh. Pasalnya, tentara Filipina tidak punya banyak kesempatan untuk membawa jenazah Marwan lantaran kekacauan di lokasi penyerbuan. Sedikitnya 44 anggota komando polisi tewas dalam pertempuran dengan pemberontak.

FBI mengatakan, Marwan adalah "salah satu teroris yang paling dicari". Marwan, menurut FBI, adalah lelaki asal Malaysia yang disinyalir anggota Jemaah Islamiah, kelompok yang berafiliasi dengan Al Qaeda. Dirinya diduga menjadi dalam sejumlah serangan bom di Filipina.

Asisten Direktur FBI Kantor Los Angeles, David Bowdich, mengatakan bahwa pihaknya sudah mencoret Marwan dari daftar hitam teroris mereka dan berterimakasih kepada Kepolisian Filipina.

"Sekali lagi, FBI menyatakan belasungkawa mendalam bagi para perwira Pasukan Aksi Khusus Filipina yang gugur saat mencoba menangkap buronan berbahaya ini," kata Bowdich.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS menawarkan imbalan sebesar 5 juta Dolar bagi siapapun yang bisa menangkap Marwan. Tiga tahun yang lalu, militer Filipina melaporkan bahwa Marwan terbunuh di dalam serangan udara. Namun, tahun lalu, dirinya diberitakan masih hidup dan berada di Pulau Mindanao, di bawah perlindungan kelompok Front Pembebasan Islam Moro. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketika Agen FBI Bekerja Sama dengan Mafia dalam Film By Any Means

Ketika Agen FBI Bekerja Sama dengan Mafia dalam Film By Any Means

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 13:30 WIB

Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah

Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:25 WIB

Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen

Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government

Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:03 WIB

FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026

FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:54 WIB

FBI Turun Tangan! Dolar dan Emas 74 Kg Bukti Korupsi Eks Jampidsus Febrie Dicek Keasliannya

FBI Turun Tangan! Dolar dan Emas 74 Kg Bukti Korupsi Eks Jampidsus Febrie Dicek Keasliannya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:01 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Lebih dari 600 Drone Disita FBI, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar Piala Dunia 2026?

Lebih dari 600 Drone Disita FBI, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar Piala Dunia 2026?

Your Say | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:06 WIB

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:06 WIB

Terkini

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria

Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta

Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari

Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Dukung MBG, Kini Rocky Gerung Dikasih Jabatan Wantimpres dari Presiden Prabowo

Dukung MBG, Kini Rocky Gerung Dikasih Jabatan Wantimpres dari Presiden Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Dari Jualan hingga Cari Modal, UMKM Cirebon Mulai Masuk Ekosistem Digital

Dari Jualan hingga Cari Modal, UMKM Cirebon Mulai Masuk Ekosistem Digital

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut

Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:45 WIB

×