Iran Kerja Sama dengan Dunia, Israel Ketakutan

Ardi Mandiri

Sabtu, 04 April 2015 | 08:45 WIB
Iran Kerja Sama dengan Dunia, Israel Ketakutan
PM Israel Benjamin Netanyahu. (Shutterstocks)

Suara.com - Isral tengah ketar-ketir, setelah adanya kerangka kerja sama antara Iran dengan sejumlah negara besar dunia. Israel takut bukan main karena kerja sama itu membuat program nuklir Iran menjadi legal. Yang akhirnya dapat membuat Iran sewaktu-waktu menyerang Israel dengan nuklirnya.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa setiap kesepatakan kerangka kerja antara Iran dan internasional harus melibatkan Israel.

"Israel tidak akan menerima kesepakatan yang mengizinkan satu negara yang berikra akan memunashkan kami dengan senjata nuklirnya," kata pemimpin Yahudi itu, sebagaimana dikutip Xinhui, yang dilansir dari Antara, Jumat (3/4/2015) waktu setampat.

"Kesepakatan itu akan menimbulkan bahaya besar bagi Israel dan dunia. Iran akan mengancam kelangsungan hidup Israel," kata Netanyahu.

"Karena kesepakatan itu mengabsahkan program nuklir Iran, yang semestianya tidak sah," dia menegaskan.

"Itu akan memberikan Iran sangat banyak prasarana Nuklir. Sama halnya dengan mempercepat Iran melancarkan agresinya ke negara kami," tambah Netanyahu.

Netanyahu juga menyebut kerja sama tersebut membuat Iran dapat membuat banyak nuklir dalam tempo setahun. Tak cuma itu, kondisi ekonomi Iran juga akan pulih total, dan membuat mereka leluasa 'berkoar-koar' di dunia.

Untuk diketahui, pada Kamis (2/4/2015) Uni Eropa telah menyelesaikan pembicaraan nuklir Iran di Lausanne, Swiss.

"Kami telah melakukan tindakan yang menentukan. Kami telah mencapai penyelesaian mengenai parameter penting Rencana Aksi Menyeluruh Bersama (JCPOA)," kata Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Federica Mogherini, saat membacakan pernyataan bersama dalam taklimat di Lausanne.

Mogherini menambahkan tekad politik, i'tikad baik dan kerja keras semua pihak membuat itu bisa terwujud.

Atas nama Iran dan negara P5+1 untuk membacakan pernyataan tersebut, ia mengatakan semua pihak menyepakati kapasitas pengayaan Iran, tingkat pengayaan dan simpanan akan dibatasi untuk masa tertentu dan takkan ada instalasi pengayaan lain selain pembangkit listrik Natanz di negeri itu. Kelompok P5+1 terdiri atas Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia dan Tiongkok ditambah Jerman.

"Penelitian dan pengembangan Iran mengenai mesin sentrifugal akan dilakukan dengan dasar satu lingkup dan jadwal yang telah disepakati bersama," katanya.

Iran dan kelompok P5+1 melanjutkan pembicaraan selama satu pekan mereka pada Rabu, setelah kehilangan tenggat 31 Maret bagi dicapainya kesepakatan kerangka kerja.

Pada 24 November 2013, negara besar di dunia dan Iran mencapai kesepakatan pertama mengenai program nuklir Iran --yang menuntut Iran menghentikan sebagian kegiatan sensitif sebagai imbalan bagi pencabutan terbatas sanksi untuk memberi waktu bagi upaya diplomatik guna menyelesaikan masalah tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Iran Rayakan Hasil Kesepakatan Nuklir

Warga Iran Rayakan Hasil Kesepakatan Nuklir

News | Jum'at, 03 April 2015 | 23:24 WIB

Wartawan Iran Minta Suaka Saat Liputan di Swiss

Wartawan Iran Minta Suaka Saat Liputan di Swiss

News | Senin, 30 Maret 2015 | 22:07 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×