Abstain di Hak Angket Menteri Yasonna, Ini Alasan Partai Demokrat

Ardi Mandiri, Bagus Santosa

Selasa, 07 April 2015 | 11:50 WIB
Abstain di Hak Angket Menteri Yasonna, Ini Alasan Partai Demokrat
Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan (kanan) bersama Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono memberi keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (29/9).

Suara.com - Partai Golkar menyatakan abstain pada pengajuan hak angket untuk Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan, menegaskan langkah itu murni keputusan partainya.

Lebih lanjut Syarief mengatakan bahwa Demokrat tidak takut bernasib sama seperti Golkar, yang kini tengah dilanda kisruh internal.

"Tidak ada kaitannya kongres dengan hak angket," kata Syarief di DPR, Jakarta, Selasa (/7/4/2015).

Soal kongres, Syarief menyatakan bahwa Demokrat dalam keadaan solid. Sehingga tidak akan ada pihak yang mampu meng-Golkar-kan partai Demokrat.

Tapi, kalaupun hal itu terjadi, Syarief menegaskan bahwa pihaknya memiliki cara sendiri. "Jadi kita tidak takut. Demokrat itu solid. Kalau Partai Demokrat alami hal yang sama dengan Golkar, kita akan berjuang dengan cara sendiri," ujarnya.

"Jadi, Pak Ibas itu tidak takut, dia hanya mengutarakan kekhawatiran dan imbauan. Boleh dong berikan pesan moral," tegasnya.

Senada dengan Syarief, Anggota Dewan Pertimbangan Partai Demokrat, EE magindaan mengatakan bahwa abstain hak angket Menteri Yasona dikarenakan Demokrat tak mau membawa masalah ini ke ranah politik.

"Itu adalah masalah internal Golkar. Kami abstain. Tidak ikut-ikutan. Itu kan masalah internal," ujarnya.

Soal Kongres Demokrat, dia mengatakan bahwa hal itu sudah disiapkan dengan mantab. Sehingga dia berharap supaya jalannya kongres ini berjalan lancar.

"Untuk kongres kita persiapkan dengan baik supaya lancar," kata Mangindaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibas Peringatkan Jokowi: "Jangan Golkarkan Demokrat"

Ibas Peringatkan Jokowi: "Jangan Golkarkan Demokrat"

News | Senin, 06 April 2015 | 17:51 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×