Temukan Kukang Liar Gelantungan di Pintu, Warga Serahkan ke BKSDA

Laban Laisila

Selasa, 14 April 2015 | 18:21 WIB
Temukan Kukang Liar Gelantungan di Pintu, Warga Serahkan ke BKSDA
Seekor kukang liar yang ditemukan warga Aceh bergelantungan di pintu rumah. [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Seekor Kukang Jantan (Nycticebus coucang) yang ditemukan warga Desa peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, diamankan oleh petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh.

Kukang yang merupakan hewan primata ini, diketahui keberadaannya setelah si penemu melaporkan binatang itu kepada pihak BKSDA.

Warga penemu, Panji mengatakan kukang tersebut ditangkap sekitar dua minggu yang lalu oleh kakaknya di salah satu showroom mobil yang terletak di kawasan Batoh, Banda Aceh.

"Lagi menggantung di atas pintu masuk. Kita tangkap pakai tangguk, baru kemudian kita bawa kemari (ke rumahnya di Desa Peulanggahan)," kata Panji, Selasa (14/4//15).

Namun karena mengetahui hewan ini dilindungi oleh negara dan populasinya semakin berkurang, ia memutuskan untuk tidak memelihara.

Dia beserta kakaknya, langsung menghubungi pihak BKSDA untuk melakukan penyelamatan terhadap primata tersebut.

"Ada yang sudah nawar kukang ini Rp1 juta. Tapi kami takut, karena kami tahu ini binatang dilindungi dan kalau ketahuan bisa denda Rp100 juta," ujarnya.

Selama bersama panji, Kukang jantan yang masih memiliki gigi komplit ini, dimasukkan ke dalam sebuah sangkar besi. Setiap harinya binatang ini diberikan penganan yang manis seperti  pepaya, pisang dan sawo agar tetap sehat.

"Ngga sanggup juga kami kasih makan dia kalau mau kami pelihara. Maunya yang manis kami kasih sirup. Cumakan berat juga kalau setiap hari," katanya.

Bagian penanganan satwa BKSDA Aceh, drH Taing Lubis mengatakan kukang yang ditemukan itu dalam kondisi sehat. Bulu kukang masih cukup bagus. Usia kukang ini, kata dia, sekitar 1,5 tahun dan aktif bergerak.

Untuk  sementara waktu, kata dia, kukang akan direhabilitasi di BKSDA Aceh.

"Ini kita lakukan rehabilitasi dulu di kantor (BKSDA). Baru setelah itu kita lepas liarkan," katanya.

Dikatakannya, selama ini Kukang di Aceh masih kerab diperjual belikan, terutama kukang-kukang yang masih bayi. Oleh sebab itu tidak tertutup kemungkinan, jika kukang yang ditemukan ini, merupakan hewan yang diburu dan hendak dijual kepada kolektor.

"Kalau melihat bulu yang bagus dan sehat begini. Biasanya baru ditangkap dan mau dijual," katanya.

Oleh para kolektor, kukang dewasa biasa dijual mulai dari Rp200 ribu hingga Rp500 ribu. Sedangkan yang bayi, harganya bisa mencapai lebih Rp1 jutaan. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendagri: Polemik APBD di Aceh Lebih Keras Ketimbang DKI

Mendagri: Polemik APBD di Aceh Lebih Keras Ketimbang DKI

News | Selasa, 14 April 2015 | 16:50 WIB

Gajah Tanpa Kepala Ditemukan Warga Aceh Barat

Gajah Tanpa Kepala Ditemukan Warga Aceh Barat

News | Selasa, 14 April 2015 | 12:36 WIB

Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan Dua  Anggota TNI di Aceh Utara

Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan Dua Anggota TNI di Aceh Utara

News | Senin, 13 April 2015 | 18:18 WIB

Penyelamatan Orangutan Sumatera

Penyelamatan Orangutan Sumatera

Foto | Sabtu, 04 April 2015 | 12:54 WIB

Terkini

2000 Lebih Pasukan Tewas, Houthi Rekrut Pasukan dari Imigran Afrika dan Kelompok Marginal

2000 Lebih Pasukan Tewas, Houthi Rekrut Pasukan dari Imigran Afrika dan Kelompok Marginal

News | Senin, 21 September 2026 | 13:35 WIB

Cara Mudah Menghitung Keliling Trapesium Sama Kaki Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Cara Mudah Menghitung Keliling Trapesium Sama Kaki Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:31 WIB

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:30 WIB

Sebut Praperadilan 'Perang Dokumen', Kubu Silmy Karim Uji Keabsahan Penangkapan dan Penyitaan KPK

Sebut Praperadilan 'Perang Dokumen', Kubu Silmy Karim Uji Keabsahan Penangkapan dan Penyitaan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 13:28 WIB

Logo Tut Wuri Handayani: Sejarah dan Maknanya

Logo Tut Wuri Handayani: Sejarah dan Maknanya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:28 WIB

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:22 WIB

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 13:21 WIB

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

×