Gedung Baru Lapas Pasirsari Cikarang Siap Digunakan

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Sabtu, 18 April 2015 | 08:39 WIB
Gedung Baru Lapas Pasirsari Cikarang Siap Digunakan
Ilustrasi penjara (lembaga pemasyarakatan). [Shutterstock]

Suara.com - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pasirsari Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), M Akhyar, memastikan bahwa proyek fisik bangunan gedung lapas di daerah itu telah rampung dan siap digunakan.

"Setelah bangunan ini selesai dikerjakan, tinggal dilaksanakan peresmian dalam waktu dekat ini. Kami siap menerima narapidana dari berbagai daerah," katanya di Bekasi, Jumat (17/4/2015).

Menurut Akhyar, proyek Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) ini telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang berbasis teknologi pada perangkat keamanannya. Salah satunya adalah sistem keamanan yang bisa menghilangkan sinyal telepon seluler di radius sekitar lingkungan lapas itu.

Sistem keamanan yang dikenal sebagai frequency jammer itu dimaksudkan agar ke depan tidak ada lagi narapidana yang kedapatan membawa dan menggunakan telepon seluler di dalam lapas. Di luar itu, sejumlah akses jalan menuju penjara pun sudah dilengkapi dengan perangkat pintu sidik jari untuk mengaksesnya.

Disebutkan Akhyar, lapas berkapasitas total 1.500 orang tersebut akan menampung narapidana dari berbagai daerah. Lapas ini diharapkan bisa mengurangi kelebihan kapasitas yang terjadi di berbagai lapas.

"Rencananya lapas ini akan diresmikan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) dalam waktu dekat," katanya.

Akhyar menambahkan, sejauh ini pihaknya juga masih melakukan pembenahan tahap akhir terkait rencana penggunaan lapas yang dibangun sejak pertengahan 2014 itu.

"Kita persiapkan secara matang sistem teknologi informasinya, agar bisa menjadi lapas percontohan," tandasnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Solusi Kelebihan Penghuni Penjara, Laksanakan Eksekusi Mati

Solusi Kelebihan Penghuni Penjara, Laksanakan Eksekusi Mati

News | Senin, 22 Desember 2014 | 18:15 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB