Polisi Tangkap WN Bulgaria, Pelaku Skimming ATM Modus Baru

Ardi Mandiri

Selasa, 21 April 2015 | 02:51 WIB
Polisi Tangkap WN Bulgaria, Pelaku Skimming ATM Modus Baru
Borgol

Suara.com - Penyidik Bareskrim Polri berhasil meringkus seorang WN Bulgaria berinisial IIT (46) yang merupakan sindikat internasional pencurian uang nasabah perbankan melalui mesin ATM.

"Pada 7 Februari 2015, penyidik Cybercrime Polri berhasil menangkap IIT yang diduga menerima uang hasil kejahatan dan membantu kejahatan yang dilakukan sindikatnya," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Victor E. Simanjuntak, di Jakarta, Senin (20/4/2015).

Brigjen Victor mengatakan tersangka diamankan di sebuah vila mewah di Seminyak, Bali. Ia ditangkap bersama enam WN Bulgaria lainnya.

"Kemudian dua orang dari mereka dideportasi karena telah melanggar keimigrasian," katanya.

Sementara, empat orang lainnya melarikan diri ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Mereka lari ke NTT, kemudian menyeberang ke Timor Leste dan menuju Singapura," jelas Victor.

Dalam melakukan operasinya, IIT dan sindikatnya mencuri uang nasabah bank dengan modus operandi yang tergolong baru.

Victor mengatakan, sindikat ini menggunakan alat penyadap yang menyerupai router. Alat penyadap ini mampu membaca lajur transaksi kartu ATM milik korban, sesaat setelah korban memasukkan kartunya ke mesin ATM.

Modus ini berbeda dengan modus-modus pencurian uang ATM sebelumnya dimana biasanya pelaku memasang skimmer (alat pembaca magnetic stripe kartu) dan memasang kamera tersembunyi untuk mengetahui PIN ATM korban.

Aduan bank Kasus kejahatan ini diketahui setelah Polri menerima laporan dari sebuah bank swasta nasional terkait adanya aktifitas mencurigakan yang terekam CCTV di beberapa lokasi ATM di Bali yang dilakukan oleh WNA.

IIT sendiri diketahui telah tinggal di Bali selama dua tahun. Dia dan komplotannya selalu menggunakan uang tunai dalam bertransaksi apa pun untuk menghindari terlacaknya aksi mereka oleh polisi.

Dari koordinasi Bareskrim dengan Europol Cyber Crime Center (EC3), diperoleh informasi bahwa sindikat ini telah melakukan kejahatan pencurian uang terhadap 560 orang korban. Para korban tersebut merupakan para WNA yang pernah berlibur di Bali.

Sindikat ini menjadikan Bali sebagai lokasi pencurian identitas nasabah dan lokasi penarikan uang hasil kejahatan karena mereka sudah sulit melakukan aksinya di Eropa dan Amerika.

"Berdasarkan data Europol, diketahui sindikat ini sebelumnya pernah melakukan kejahatan serupa di beberapa negara Eropa dan Amerika, serta pernah dipenjara," katanya.

Ia menyebut, uang yang diambil pelaku dari setiap korbannya tidak banyak. Rata-rata kurang dari 300 Euro atau Rp4,2 juta. Meski demikian, keuntungan yang diraup sindikat ini sangat besar karena korbannya sangat banyak.

"Karena dana yang dicuri dari korbannya tidak besar, sehingga korban pun tidak merasa uangnya dicuri," katanya.

Dalam penangkapan IIT, penyidik menyita ribuan white card (kartu palsu) yang berisi data magnetic stipe nasabah yang identitasnya dicuri. Selain itu, juga disita barang bukti lainnya berupa komputer, magnetic card writer, uang dalam mata uang asing seperti USD, Euro, Riyal, SGD, RM, HKD, Lira dan RMB dengan total nilai Rp500 juta.

Atas kejahatan yang dilakukannya, IIT telah melanggar Pasal 362, 363, 406 KUHP, Pasal 30 Jo Pasal 46 dan atau Pasal 32 Jo Pasal 48 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 3, 4, 5, dan 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada, Pencurian ATM Modus Baru

Waspada, Pencurian ATM Modus Baru

News | Kamis, 12 Juni 2014 | 21:09 WIB

Polisi Menangkap Pembobol ATM Lintas Provinsi

Polisi Menangkap Pembobol ATM Lintas Provinsi

News | Minggu, 01 Juni 2014 | 17:36 WIB

Juru Parkir Bekuk Pelaku Pembobol ATM

Juru Parkir Bekuk Pelaku Pembobol ATM

News | Selasa, 01 April 2014 | 17:58 WIB

Dirut BCA: ATM Dibobol, Uang Nasabah Kami Ganti

Dirut BCA: ATM Dibobol, Uang Nasabah Kami Ganti

Bisnis | Senin, 03 Maret 2014 | 19:09 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB