Saksi Kasus Perbudakan Kapal Tewas, Polisi Periksa Tiga Saksi

Laban Laisila

Selasa, 21 April 2015 | 14:34 WIB
Saksi Kasus Perbudakan Kapal Tewas, Polisi Periksa Tiga Saksi
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Resor Jakarta Pusat siang ini, Selasa (21/4/2015), memanggil resepsionis Hotel Treva untuk dimintai keterangan terkait dengan kematian petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Yoseph Sairlela yang menjadi saksi kunci kasus perbudakan kapal asing di Benjina, Maluku.

Kasat Serse Polres Jakarta Pusat, Tatan Dirsan Atmaja, kepada suara.com mengungkapkan, resepsionis Hotel Treva tersebut dimintai keterangan sebagai saksi.

Dia juga mengungkapkan, hingga kini baru ada tiga saksi yang sudah dimintai keterangan termasuk resepsionis hotel.

“Baru ada tiga (orang) yang dimintai keterangan, kami ingin tahu korban bertemu siapa saja,” ungkap Tatan.

Tatans juga mengatakan kini kepolisian tinggal menunggu hasil autopsy dari dokter sambil terus melakukan penyelidikan.

“Kami cek apakah betul sakit jantung? Kami tetap menunggu hasil pemeriksaan medis dan apakaah orang ini menunggal karena diracun. Itu perlu diketahui,” tambah Tatan lagi.

Sebelumnya Juru Bicara Mabes Polri Anton Charliyan mencurigai ada yang tak beres dalam kematian Yoseph, atau yang kerap disapa Oce, bisa saja berkaitan dengan kasus perbudakan kapal asing di Benjina. Namun dia mengatakan perlu menunggu hasil autopsi.

“Perlu pengkajian yang lebih jauh. Kami akan selidiki suatu kecurigaan, ini kasus yang serius,” terang Anton lagi.

Seperti diberitakan, Yoseph ditemukan tewas di salah satu hotel di Jakarta. Dugaan sementara, korban tewas  karena sakit jantung.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membenarkan pernyataan pihak kepolisian bahwa Yoseph Sairlela, pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Susi menjelaskan, Yoseph adalah salah satu sanksi kunci yang mengungkap adanya perbudakan anak buah kapal (ABK) asing di Benjina, Maluku. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kematian Saksi Kunci Yoseph  Tak Pengaruhi Penyelidikan Benjina

Kematian Saksi Kunci Yoseph Tak Pengaruhi Penyelidikan Benjina

News | Selasa, 21 April 2015 | 14:04 WIB

Polisi Koordinasi dengan LPSK Lindungi Saksi Kasus Budak  Benjina

Polisi Koordinasi dengan LPSK Lindungi Saksi Kasus Budak Benjina

News | Selasa, 21 April 2015 | 13:48 WIB

Polisi Curigai Kematian Yoseph Terkait Kasus Perbudakan Kapal

Polisi Curigai Kematian Yoseph Terkait Kasus Perbudakan Kapal

News | Selasa, 21 April 2015 | 13:37 WIB

Saksi Kunci Budak Benjina Tewas, Polisi Investigasi Motifnya

Saksi Kunci Budak Benjina Tewas, Polisi Investigasi Motifnya

News | Selasa, 21 April 2015 | 13:34 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×