Soal "Ikon Nasional", Wakil Ketua DPR Bantah Itu Gedung Baru

Arsito Hidayatullah, Bagus Santosa

Sabtu, 25 April 2015 | 06:28 WIB
Soal "Ikon Nasional", Wakil Ketua DPR Bantah Itu Gedung Baru
Gedung DPR RI.

Suara.com - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menegaskan, ikon nasional yang dimaksud Ketua DPR Setya Novanto, bukanlah gedung baru untuk DPR. Tapi untuk pembangunan perpustakaan dan museum.

"Yang dibangun adalah museum dan perpustakaan di DPR yang selama ini kita tidak punya, dan akan kita bangun, bahkan barangkali di mancanegara museum adalah ikon, bisa mengunjungi museum tersebut," kata dia usai rapat paripurna penutupan masa sidang, Jumat (24/4/2015).

Dia pun membantah ketika ditegaskan lagi. Sebab, saat pembacaan pidato Setya tadi, disebutkan pembangunan perpustakaan, museum, research center, ruang kerja anggota dan tenaga ahli.

"Jadi bukan untuk DPR, tapi untuk museum dan perpustakaan DPR," tegasnya.

Dia menambahkan, alokasi untuk pembangunan gedung ini  juga belum disebut. Sebab, tahun ini perencanaannya baru akan diajukan. Dia pun mengajak masyarakat untuk melakukan pengawasan jika ada tindakan yang mencurigakan.

"Marilah bersama-sama beri pengawasan, dan apakah ini juga sesuai pada anggaran yang ditetapkan nantinya," kata dia.

Dalam pembacaan pidato Ketua DPR Setya Novanto pada rapat paripurna penutupan masa sidang III 2014-2015, Setya memaparkan adanya pengesahan usulan anggaran DPR tahun 2016 untuk penguatan kelembagaan DPR. Hal ini sebagai perkuatan peran representasi DPR untuk mendekatkan wakil rakyat dengan konstiuennya.

"Dalam rangka penguatan kelembagaan, DPR membentuk tim kerja pembangunan perputakaan, museum, research center dan ruang kerja anggota dan tenaga ahli DPR yang sekaligus akan menjadi ikon nasional," kata Setya dalam rapat paripurna, DPR, Jakarta, Jumat (23/4/2015).

DPR, tambahnya, berpandangan bahwa pembangunan ikon nasional ini akan jadi warisan bangsa, sebab setelah 70 tahun Indonesia merdeka, dan 17 tahun reformasi, lembaga legislatif belum pernah dibangun secara mandiri. Untuk itu, masyarakat Indonesia perlu mengetahui dan memberi dukungan terhadap rencana besar ini.

Pembangunan ikon nasional ini telah mendapatkan persetujuan presiden. Oleh karena itu, dia mengatakan, pada tanggal 16 Agustus 2015 setelah pidato Presiden mengenai nota keuangan, presiden dan tamu negara akan diajak mengunjungi museum dan perpustakaan yang ada sementara ini.
"Pada kesempatan ini, presiden akan menandatangani komitmen membangun ikon nasional bersama dan peletakan batu pertama untuk membangunn ikon nasional tersebut," ujar Politisi Golkar ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setya Ungkap Pembangunan Sarana DPR yang Akan Jadi Ikon Nasional

Setya Ungkap Pembangunan Sarana DPR yang Akan Jadi Ikon Nasional

News | Sabtu, 25 April 2015 | 04:32 WIB

Upaya Pencongkelan Pintu Fraksi Golkar Akan Ditindak

Upaya Pencongkelan Pintu Fraksi Golkar Akan Ditindak

News | Rabu, 01 April 2015 | 04:47 WIB

Terkini

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×