Pita Merah & Selebaran Pijat 'Plus-plus' di Kalibata City

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Senin, 27 April 2015 | 14:59 WIB
Pita Merah & Selebaran Pijat 'Plus-plus' di Kalibata City
Kantor pengelola Kalibata City. (Bagus Santosa/suara.com)

Suara.com - Sh resah prostitusi merebak di kawasan Kalibata City. Dia tinggal di sana sejak 2011. Sekarang tempat tinggalnya menjadi sorotan karena ada kegiatan 'esek-esek' di sana.

Dia mengatakan 'esek-esek' di sana sudah lama. Bahkan ada 'kode-kode' yang berseliweran. Kode itu menandakan adanya jasa prostitusi.

Misalnya, ada modus yang menyebarkan selebaran ke pintu-pintu apartemen dengan tulisan pijat. Dia curiga, lantaran dalam selebaran itu tertulis kata-kata mengarah ke pijat plus-plus. Seperti 'Pijat Sensual', 'Pijat Keperkasaan', 'Full Body', 'Khusus Laki-laki'.

Selebaran itu beralamat di kawasan Kalibata City. Si pemijat bisa dipesan untuk melayani di luar apartemen. Selebaran itu, dua tahun lalu marak. Namun, kini sudah jarang muncul.

"Selebaran itu ada tiap minggu, dengan nama-nama yang berbeda," kata Sh berbincang dengan suara.com, Senin (27/4/2015).

Selain itu, dia menambahkan, ada tanda khusus untuk di depan pintu unit apartemen untuk tempat melakukan eksekusi pijat atau tindakan prostitusi lainnya. Tanda ini berbentuk pita warna merah dan berguna sebagai petunjuk untuk para tamu datang supaya tidak nyasar.

"Tanda seperti ini ada di beberapa tower yang kita temukan," ujar dia.

Malah, ada yang bekerjasama dengan pihak keamanan di Kalibata City. Sehingga mempermudah pertemuan tamu dan si perempuan penghibur.

Sh pernah punya tetangga yang hampir setiap pekannya menerima tamu. Tamu itu berperawakan bule. Sang bule bebas masuk ke kamar itu tanpa ada larangan atau wajib lapor 1x24 jam seperti yang digiatkan pemerintah provinsi DKI Jakarta.

"Kalau yang ini, kayanya sedikit high class. Soalnya dia sama bule. Orangnya masih ada dan bulenya ganti-ganti terus," ujar dia yang kini sudah tidak bertetangga karena pindah tower.

Sh juga punya cerita tentang si perempuan-perempuan  penghibur ini menerima tamu. Biasanya tamu datang pada siang dan sore hari. Siang hari, biasanya dia sebut dengan 'boci' (bobo ciang) dengan si perempuan penghibur.

"Siang-siang juga banyak bapak-bapak yang boci, bobo ciang, nah kalau ini biasanya cuma 1-2 jam," kata dia.

Ada juga yang biasanya waktu bubaran kantor hingga malam hari. Yang seperti ini, biasanya menginap di unit si perempuan. Pola seperti ini, biasanya, sang perempuan yang menyewa unit apartemen secara harian dan bulanan untuk melayani para tamu.

Dia mengatakan, proses sewa harian atau bulanan memang mudah. Tinggal si pemilik unit membuka harga. Ketika ada yang cocok, tinggal diberikan kunci unitnya.

"Kalau begitu, sewanya ke pemilik unit, pegang kunci, selesai. Jadi mau ngapa-ngapain nggak ketauan. Ini lebih menguntungkan buat pemilik unit daripada sewa tahunan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DKI Punya Pekerjaan Baru, Tangani Prostitusi yang Kian Canggih

DKI Punya Pekerjaan Baru, Tangani Prostitusi yang Kian Canggih

News | Senin, 27 April 2015 | 14:50 WIB

Djarot: Kalau Ada Penghuni Apartemen Ogah Didata, Lapor Saya!

Djarot: Kalau Ada Penghuni Apartemen Ogah Didata, Lapor Saya!

News | Senin, 27 April 2015 | 11:13 WIB

Khofifah: Prostitusi Online Sudah Mengkhawatirkan

Khofifah: Prostitusi Online Sudah Mengkhawatirkan

News | Minggu, 26 April 2015 | 20:58 WIB

Warga Kalibata City Minta Prostitusi Online Apartemen Dibongkar

Warga Kalibata City Minta Prostitusi Online Apartemen Dibongkar

News | Minggu, 26 April 2015 | 15:36 WIB

Kak Seto Miris Lihat "Booming" Prostitusi Online di Kalangan ABG

Kak Seto Miris Lihat "Booming" Prostitusi Online di Kalangan ABG

News | Minggu, 26 April 2015 | 13:10 WIB

Terkini

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

×