Kak Seto Miris Lihat "Booming" Prostitusi Online di Kalangan ABG

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 26 April 2015 | 13:10 WIB
Kak Seto Miris Lihat "Booming" Prostitusi Online di Kalangan ABG
Seto Mulyadi atau Kak Seto (suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Dalam sebulan terakhir, masyarakat Indonesia, khususnya di Jakarta, disuguhi berita praktik prostitusi yang dipromosikan melalui sosial atau online. Mulai dari kasus pembunuhan Deudeuh Alfisahrin atau Tata Chubby hingga kasus prostitusi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, yang baru-baru ini terungkap.

Ketua Dewan Pembina Komisi Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi atau Kak Seto menanggapi kasus prostitusi ABG via online. Ia mengaku miris, mengingat pelakunya rata-rata masih di bawah umur, bahkan mahasiswi perguruan tinggi ternama.

“Sebenarnya kasus prostitusi dengan jejaring online bukan baru pertama kali ini saja. Sudah berjalan sejak lama, dulu kebanyakan menggunakan Facebook. Tapi saya kaget kenapa semakin ke sini bukannya semakin berkurang malah banyak yang terungkap. Selama ini pemerintah kemana,” kata Kak Seto saat ditemui di Monas, Minggu (26/4/2015).

Menurutnya, maraknya prostitusi yang menyeret kalangan remaja bukan semata-mata dilatari faktor ekonomi atau pendidikan.

“Jangan selalu mengatakan kalau orang jadi PSK itu karena masalah ekonomi. Banyak faktor yang bisa melatar belakanginya. Bisa aja karena faktor tuntutan gaya hidup, selain itu mereka butuh kesenangan yang tidak dia dapat di dalam keluarga. Jangan selalu pusat kesalahannya pada anak,” katanya.

Kata Kak Seto pemerintah harus berperan menyelesaikan masalah ini. Pemerintah harus mencari apa yang melatari mereka masuk ke dalam prostitusi.

“Razia saja itu belum cukup. Harus di cari tau juga latarbelakangnya. Itulah, pemerintah harus segera melakukan kajian dan koreksi pada sistem pendidikan yang terlalu mengedepankan sisi akademik dan kognitif. Karena terlalu fokus dengan akademik nilai moral dan agama jadi terpinggirkan. Padahal inikan yang penting untuk membentuk bangsa,” katanya.

Kak Seto meminta aparat hukum memberi hukuman setimpal kepada para pelaku. Seperti yang tertuang di Pasal 81 dan 82 UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Disebutkan setiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun penjara.

“Termasuk kepada mereka yang memfasilitasinya,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata

Ada Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata

News | Sabtu, 25 April 2015 | 22:21 WIB

Soal Lokalisasi Pelacuran, Ahok: Kita Ini Semua Munafik!

Soal Lokalisasi Pelacuran, Ahok: Kita Ini Semua Munafik!

News | Jum'at, 24 April 2015 | 14:45 WIB

Kasus Tata "Chubby" Bukti Salah Fungsi Media Sosial

Kasus Tata "Chubby" Bukti Salah Fungsi Media Sosial

Tekno | Jum'at, 24 April 2015 | 05:21 WIB

Ahok: Masa RT RW Ngga Tahu Mana Kos Esek-esek

Ahok: Masa RT RW Ngga Tahu Mana Kos Esek-esek

News | Kamis, 23 April 2015 | 14:14 WIB

Ahok Minta Kos Perempuan yang Sering Didatangi Lelaki Diawasi

Ahok Minta Kos Perempuan yang Sering Didatangi Lelaki Diawasi

News | Kamis, 23 April 2015 | 11:26 WIB

Terkini

Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan

Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia

Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson

Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting

Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:55 WIB

Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China

Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:54 WIB

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP

Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP

Bali | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:50 WIB

KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?

KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:48 WIB

5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot

5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:36 WIB

×