Presiden Diminta Perjelas Tugas Pokok Kantor Staf Kepresidenan

Arsito Hidayatullah

Kamis, 30 April 2015 | 06:46 WIB
Presiden Diminta Perjelas Tugas Pokok Kantor Staf Kepresidenan
Presiden Joko Widodo dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan, dalam rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/1/2015). (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk memperjelas Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dari Kantor Staf Kepresidenan yang dipimpin oleh Luhut Binsar Panjaitan.

"Secara konstitusional, ini tidak jelas tercantum dalam UUD 1945. Saya sebagai Komisi II (DPR) juga belum tahu, ini secara filosofis seperti apa, sampai dibentuk Staf Kepresidenan," kata anggota Komisi II DPR dari Fraksi Nasdem, Syarif Abdullah Alqadrie, dalam diskusi "Menyoal Lembaga Staf Kepresidenan", di Kantor LSM Humanika, Mampang, Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Syarif mengatakan, adanya ketidakjelasan dalam Tupoksi lembaga Staf Kepresidenan, dapat menimbulkan tumpang-tindih kebijakan dengan pembantu Presiden lainnya seperti para Menko, bahkan dengan Wakil Presiden (Wapres).

"Jika dilihat dari ruang lingkup tugas, ini juga harus jelas job description-nya. Karena kalau kita lihat Perpresnya itu, wewenangnya adalah mengatur, mengawasi, dan mengamati kegiatan yang sifatnya strategis," tuturnya.

"Padahal dalam kabinet ada Menko dan Wapres yang diberi kekuasaan untuk mengkoordinasi dan mensingkronkan antara kementerian satu dengan yang lain, untuk membantu serta mengkoordinasikan kegiatan dan program sesuai amanat konstitusi," ucapnya.

Hal senada diungkapkan oleh pengamat politik Ray Rangkuti, yang menyatakan bahwa Presiden harus memperjelas seperti apa dan sejauh mana kewenangan lembaga Staf Kepresidenan itu, agar tidak tumpang-tindih dengan institusi pembantu Presiden lainnya.

"Presiden harus memperjelas batasan wewenang lembaga Staf Kepresidenan, sehingga jangan sampai ada tumpang-tindih kewenangan dan pekerjaan, yang sepertinya sekarang sudah ada gejala ke arah itu," ungkap Direktur Lingkar Madani itu pula.

Sementara di tempat yang sama, pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menyoroti hal ini dari aspek komunikasi politik Presiden Jokowi yang menurutnya bermasalah.

"Ini PR Jokowi. Demi pemerintahan yang baik, dia harus memperbaiki komunikasi politiknya. Jika (Staf Kepresidenan) diperlukan, maka harus dijelaskan tugas dan fungsinya. Polemik ini gak perlu terjadi, jika Joko Widodo menerangkan apa tujuannya," pungkas Hendri. [Antara]

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Begini Cara Usir Setan di Ethiopia

Hi.. Ratusan Uang Logam dan Paku Ditemukan dalam Perut Orang Ini

Gadis Ini Cantik, Tapi Dia Bukan Manusia

Nassar Bersumpah Tak Akan Kembali ke Rumah Muzdalifah

Gogon Kabarkan Sakit Parah, Tessy Marah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kata Jokowi Soal Lambatnya Pembangunan Infrastruktur

Ini Kata Jokowi Soal Lambatnya Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 29 April 2015 | 13:27 WIB

Terkini

iPad Gen 10 Sekarang Harganya Berapa? Cek Beda Harganya di Toko-toko Resmi

iPad Gen 10 Sekarang Harganya Berapa? Cek Beda Harganya di Toko-toko Resmi

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 13:23 WIB

Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang

Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:19 WIB

Alasan Harga BBM Non Subsidi Naik Hari Ini, Shell Diesel Ikutan Tembus Rp25 Ribuan

Alasan Harga BBM Non Subsidi Naik Hari Ini, Shell Diesel Ikutan Tembus Rp25 Ribuan

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 13:19 WIB

Rp401 Miliar Dipamerkan, Siapa yang Membuat Nikel Bisa Keluar?

Rp401 Miliar Dipamerkan, Siapa yang Membuat Nikel Bisa Keluar?

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:19 WIB

Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:11 WIB

2 Rekomendasi Bedak Skintific untuk Mengunci Minyak dan Menyamarkan Pori

2 Rekomendasi Bedak Skintific untuk Mengunci Minyak dan Menyamarkan Pori

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 13:11 WIB

Film Medalist Tayang 19 Februari 2027, Trailer All-Japan Novice Dirilis

Film Medalist Tayang 19 Februari 2027, Trailer All-Japan Novice Dirilis

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:08 WIB

Kenapa Galaxy Watch9 Butuh 7 Malam? Ini Cara AI Membaca Pola Tubuh Pengguna

Kenapa Galaxy Watch9 Butuh 7 Malam? Ini Cara AI Membaca Pola Tubuh Pengguna

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 13:08 WIB

Info Intelijen RI: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Direkrut Negara Pihak Ketiga, Diimingi Gaji Besar

Info Intelijen RI: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Direkrut Negara Pihak Ketiga, Diimingi Gaji Besar

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:05 WIB

Kematian Warga Pejompongan dan Dugaan Kehadiran Hercules, Puan Minta Polisi Tak Ragu Usut

Kematian Warga Pejompongan dan Dugaan Kehadiran Hercules, Puan Minta Polisi Tak Ragu Usut

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:05 WIB

×