Pengamat: KPK & Jokowi Beri Contoh Buruk ke Publik

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 02 Mei 2015 | 14:40 WIB
Pengamat: KPK & Jokowi Beri Contoh Buruk ke Publik
Jokowi di Silaturahmi Pers Nasional. (Antara)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap tidak bersikap profesional lantaran salah satu pimpinannya mengeluarkan pernyataan akan mundur apabila penyidik senior KPK Novel Baswedan ditahan Bareskrim Mabes Polri. Pimpinan KPK yang bicara begitu adalah Indriyanto Seno Adji.

Jika hal itu benar dilakukan oleh pimpinan KPK, maka Seno dinilai telah mengajarkan pendidikan buruk kepada publik. Dia mengajarkan suatu hal yang bertentangan dengan hukum.

"Jangan ini tiba-tiba mengancam mengancam mundur kalau Novel Baswedan ditahan. Ini kan tidak baik dalam pendidikan kenengaraan kita," ujar Ketua Perhimpunan Magister Hukum Indonesia Fadli Nasution dalam diskusi publik 'TeleNOVELa KPK-Polri' di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (2/5/2015).

Fadli juga mengkritik intruksi yang sempat disampaikan Presiden Joko Widodo. Saat itu Jokowi meminta kepada kepolisian untuk tidak menahan Novel. Dia menilai presiden RI ketujuh itu terlalu mencampuri urusan hukum yang tengah menimpah Novel.

Novel Baswedan ditangkap petugas Bareskrim karena dua kali mangkir dari pemeriksaan atas kasus penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia terhadap seseorang pada 2004.

Kasus yang menjerat Novel terjadi pada 2004 saat dia ditugaskan di Kota Bengkulu. Ketika itu ada kasus pencurian burung walet dan Novel diduga menembak pelaku pencurian.

"Termasuk juga Presiden yang reaktif penangkapan Novel, sampai mengintruksikan pembebasan Novel, ini kan tidak mendidik ketetanagaraan yang baik," jelas Fadli.

"Apakah kalau bagian dari KPK tidak boleh diperiksa dan melakukan penahanan? Kalau seperti itu mending orang-orang jadi bagian dari KPK saja," sindir Fadli.

Novel Baswedan adalah Mantan Anggota Polri yang menjadi penyidik KPK pada tahun 2009 lalu. Dan pada tahun 2012 dia mengundurkan diri dari anggota kepolisian dan terus melanjutkan bekerja sebagai penyidik KPK.

Namun, kasus yang dituduhkan kepadanya saat ini, berlangsung pada tahun 2004 dimana saat itu dirinya bertugas di Polresta Bengkulu. Dia diduga melakukan penganiayaan dan penembakan terhadap beberapa orang dari enam tersangka pencurian sarang burung walet.

Setelah ditangkap, Novel langsung diterbangkan ke Bengkulu. Tujuannya, untuk melakukan rekonstruksi atau reka ulang kasus yang diduga melibatkan Novel 11 tahun silam. Namun, pengacara Novel menolak melakukan rekonstruksi.

Alasannya tidak ada komunikasi yang baik untuk pelaksanaan rekonstruksi. Kedua, Novel sebagai tersangka belum diperiksa dan tidak ada Berita Acara Pemeriksaannya (BAP), sehingga tidak ada sesuatu yang mau direkonstruksikan. Ketiga, adalah ada instruksi dari presiden dan kapolri agar instruksi tersebut dilaksanakan terlebih dulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Diyakini Bisa Jadi Mediator KPK dan Polri

Jokowi Diyakini Bisa Jadi Mediator KPK dan Polri

News | Sabtu, 02 Mei 2015 | 14:15 WIB

Penyidik KPK Ditangkap, Polri Harus Jelaskan ke Presiden

Penyidik KPK Ditangkap, Polri Harus Jelaskan ke Presiden

News | Sabtu, 02 Mei 2015 | 14:14 WIB

Menkopolhukam Harus Turun Tangan Atasi Konflik KPK-Polri

Menkopolhukam Harus Turun Tangan Atasi Konflik KPK-Polri

News | Sabtu, 02 Mei 2015 | 13:57 WIB

KontraS Sebut Polri Sengaja Incar Novel Baswedan

KontraS Sebut Polri Sengaja Incar Novel Baswedan

News | Sabtu, 02 Mei 2015 | 13:57 WIB

Pengacara: Polisi Gelar Rekonstruksi Imajiner Tanpa Adanya Novel

Pengacara: Polisi Gelar Rekonstruksi Imajiner Tanpa Adanya Novel

News | Sabtu, 02 Mei 2015 | 13:44 WIB

Pimpinan KPK Datangi Mabes Polri

Pimpinan KPK Datangi Mabes Polri

News | Sabtu, 02 Mei 2015 | 13:35 WIB

Kompolnas: Kasus Novel Baswedan Tak Ada Kaitannya dengan KPK

Kompolnas: Kasus Novel Baswedan Tak Ada Kaitannya dengan KPK

News | Sabtu, 02 Mei 2015 | 13:00 WIB

Tiga Alasan Pengacara Tolak Rekonstruksi Novel Baswedan

Tiga Alasan Pengacara Tolak Rekonstruksi Novel Baswedan

News | Sabtu, 02 Mei 2015 | 12:29 WIB

"TeleNOVELa KPK-Polri"

"TeleNOVELa KPK-Polri"

Foto | Sabtu, 02 Mei 2015 | 12:01 WIB

Kuasa Hukum Tolak Rekonstruksi Kasus Novel Baswedan

Kuasa Hukum Tolak Rekonstruksi Kasus Novel Baswedan

News | Sabtu, 02 Mei 2015 | 12:00 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×