Korban Zat Kimia Tewas, Dokter Sempat Pakai Alat Kejut Jantung

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 05 Mei 2015 | 14:34 WIB
Korban Zat Kimia Tewas, Dokter Sempat Pakai Alat Kejut Jantung
Garis Polisi [Shutterstock]

Suara.com - Ibu dua orang anak, Kusmiati (28), meninggal dunia akibat menghirup asap tumpahan zat kimia dari truk tangki nomor polisi L 8370 UN yang mengalami kecelakaan di jalan tol Angke arah Bandara Soekarno-Hatta kilometer 17.800, Selasa (5/5/2015) sekitar jam 03.48 WIB.

Asap tersebut terhirup korban setelah menetes dari jalan tol ke kamar yang berada di dekat jalan tol.

Deden (35), suami Kusmiati, mengatakan istrinya meninggal dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara.

"Dibawa ke Rumah Sakit Atmajaya sama saya, ditemenin sama tetangga. Meninggalnya itu dalam perjalanan. Kata pihak dokter, ini udah ga ada (tidak bernyawa) di jalan," kata Deden saat ditemui suara.com di rumah duka RSCM, Jakarta Pusat.

Ketika masih dalam perjalanan ke rumah sakit, Deden mengira Kusmiati pingsan. Saat itu, bibir korban terlihat membiru.

"Udah bawa ke rumah sakit saja, saya gak mikirin biaya lagi. Saya naikin kendaraan, saya bawa ke rumah sakit," kata dia.

Sesampai di Instalasi Gawat Darat RS Atmajaya, kata Deden, sempat ditangani dokter.

"Sempet disetrum juga jantungnya di instalasi gawat darurat," katanya.

"Sudah dinyatain meninggal ya suda saya pasrah. Yang penting, kondisi istri saya selamat ga selamatnya saya tahu," kata Deden.

Jenazah Kusmiati kemudian dibawa ke RSCM, Jakarta Pusat, dan selanjutnya dibawa ke Tangerang, Banten, untuk dimakamkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Unit Laka Polres Jakarta Barat Ajun Komisaris Polisi Rahmat Dalizar mengatakan tubuh korban terkena dampak setelah cairan kimia tersebut merembes dari sela-sela jalan layang.

"Setelah truk tangki ketabrak kontainer, mungkin tangkinya bocor, selanjutnya zat kimia tumpah di jalan tol. Setelah tumpah, mungkin ada bocoran yang tembus ke bawah jembatan, lalu ada warga yang terkena," kata Rahmat.

Kasus tersebut sekarang sedang dalam penanganan kepolisian. Truk tangki pengangkut zat kimia itu sekarang sudah diamankan di pool derek jalan tol Jagorawi.

"Pengemudinya baru kita jemput dari Jagorawi, Kampung Makassar, kita belum adakan berita acara. Nanti kita akan tanyakan zat apa yang dibawa, darimana dan lain-lain. Kan itu biasanya tertulis di surat jalan," katanya.

Menurut informasi Traffic Management Center Polda Metro Jaya kendaraan yang terlibat kecelakaan, yakni truk kontainer nomor polisi B 9107 BEH, truk tangki L 8370 UN, taksi B 1431 KTH, dan Nissan Livina B 1416 SQP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suami Cerita Detik-detik Istri Hirup Zat Kimia yang Tumpah di Tol

Suami Cerita Detik-detik Istri Hirup Zat Kimia yang Tumpah di Tol

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 14:17 WIB

Istri Tewas Akibat Tumpahan Zat Kimia di Tol, Suami: Saya Ikhlas

Istri Tewas Akibat Tumpahan Zat Kimia di Tol, Suami: Saya Ikhlas

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 13:06 WIB

Korban Tumpahan Zat Kimia Tewas Saat Dibawa ke RS Atmajaya

Korban Tumpahan Zat Kimia Tewas Saat Dibawa ke RS Atmajaya

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 12:51 WIB

Kronologis Kecelakaan Truk Isi Zat Kimia Akibatkan Warga Tewas

Kronologis Kecelakaan Truk Isi Zat Kimia Akibatkan Warga Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 11:35 WIB

Warga Korban Zat Kimia yang Tumpah di Tol Angke Dibawa ke RSCM

Warga Korban Zat Kimia yang Tumpah di Tol Angke Dibawa ke RSCM

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 11:03 WIB

Terkini

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

×