Taliban Klaim Tembak Jatuh Helikopter yang Dinaiki Istri Dubes RI

Ruben Setiawan

Jum'at, 08 Mei 2015 | 18:36 WIB
Taliban Klaim Tembak Jatuh Helikopter yang Dinaiki Istri Dubes RI
Ilustrasi helikopter jatuh. (Shutterstock)

Suara.com - Milisi Taliban Pakistan mengklaim telah menembak jatuh helikopter yang membawa sejumlah duta besar negara asing, termasuk istri Duta Besar Indonesia untuk Pakistan, di Gilgit, hari Jumat (8/5/2015).

Pengakuan itu dibuat Taliban, melalui juru bicaranya Muhammad Khurasani, lewat pernyataan yang dikirimkan via surat elektronik.

"Nawaz Sharif (Perdana Menteri Pakistan) dan para sekutunya adalah target utama kami," kata Khurasani seperti dikutip Reuters.

Khurasani mengaku, pihaknya menembak jatuh helikopter tersebut dengan peluncur roket. Ia juga mengaku, sasaran utama mereka sebenarnya adalah pesawat yang ditumpangi Sharif.

Kendati demikian, Gilgit sejatinya bukan kantung pertahanan Taliban. Jika menengok ke belakang, kelompok tersebut memang kerap mengklaim bertanggung jawab atas insiden yang sebenarnya tidak melibatkan mereka sama sekali.

Sebelumnya diberitakan, Istri duta besar Indonesia untuk Pakistan meninggal dalam sebuah kecelakaan helikopter militer di Pakistan, pada Jumat (8/5/2015). Ia adalah satu dari enam orang korban tewas dalam kecelakaan yang juga merengut nyawa duta besar Norwegia, Filipina, dan istri duta besar Malaysia untuk Pakistan.

Kecelakaan itu terjadi ketika Perdana Menteri Nawaz Sharif sedang berkunjung ke Gilgit, wilayah pegunungan di utara Pakistan. Di sana ia akan meresmikan dua buah proyek. Sharif, yang terbang dengan pesawat lain, langsung kembali ke Islamabad setelah mendengar tentang kecelakaan itu.

Juru bicara militer Asim Bajwa, melalui media sosial Twitter, menjelaskan bahwa empat warga asing dan dua pilot meninggal dalam kecelakaan tersebut. Ia juga mengatakan bahwa duta besar Polandia dan Belanda mengalami cedera dalam musibah tersebut.

Media mengatakan terdapat 11 warga asing dan enam warga Pakistan menumpang helikopter M-17 yang jatuh di atas sekolah di Gilgit dan kemudian terbakar. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istri Dubes RI di Pakistan yang Tewas Bernama Heri Listyawati

Istri Dubes RI di Pakistan yang Tewas Bernama Heri Listyawati

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 18:31 WIB

Terkini

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB