Pengamat: Berita Prostitusi Pengalihan Isu Pemerintah

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2015 | 10:23 WIB
Pengamat: Berita Prostitusi Pengalihan Isu Pemerintah
Robbie Abbas, tersangka mucikari artis AA ditemui di Polres Jakarta Selatan, Senin (11/5). [suara.com]

Suara.com - Maraknya pemberitaan kasus prostitusi yang belakangan ini mencuat, dinilai sebagai upaya pengalihan isu yang dilakukan pemerintah terhadap kasus-kasus penting. Itu dikatakan Pakar Psikologi Politik Universitas Indonesia Dewi Haroen.

"Ini (saya kira) dimanfaatkan, mungkin ada satu kepentingan orang tertentu, kedua ada pengalihan isu," kata Dewi kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (14/5/2015).

Pengalihan isu yang dimaksud Dewi berupa, penangkapan seorang mucikari berinisal RA oleh Polsek Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Sebab kasus seperti ini tidak hanya sekali terjadi.

Sudah hampir sering terjadi, namun tanpa ada penanganan yang berarti dari pemerintah maupun pihak kepolisian.

"Kan masalah negara ini banyak, seperti (harga) dolar meningkat, jadi maslah ekonomi nggak bagus, ada pengaruh kelompok tertentu," kata dia.

Dewi mengatakan proses proses prostitusi online yang belakangan ini marak sangatlah membahayakan untuk genersi muda. Dia bahkan menilai Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tidak serius memberantas prostitusi online.

"Dampaknya sudah sangat meresahkan, sudah ada di biarkan aja. Kominfo harus cepat tanggap kan nomor-nomor yang menyebar kan sudah ketahuan bisa diblock kan, bisa di cari, ini kenapa? Kok dibiar-biarkan ini, situs porno segala macam kan masih ada, gampang sebenrnya, dilacak mudah sekalai," tegas Dewi.

Seperti diketahui, praktek prostitusi online yang melibatkan artis terkuak setelah polisi menangkap mucikari berinisia RA di sebuah hotel bintang lima, pada Jumat (8/5/2015) lalu. RA tertanghkap basah saat 'menjajakan' artis berinisial AA dengan lelaki hidung belang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Batal Diperiksa, Amel Alvi Malah Nge-DJ

Batal Diperiksa, Amel Alvi Malah Nge-DJ

Entertainment | Kamis, 14 Mei 2015 | 06:01 WIB

Nikita Mirzani Tak Haramkan Prostitusi di Kalangan Artis

Nikita Mirzani Tak Haramkan Prostitusi di Kalangan Artis

Entertainment | Rabu, 13 Mei 2015 | 23:45 WIB

Artis AA Masih Saksi Tunggal

Artis AA Masih Saksi Tunggal

Entertainment | Rabu, 13 Mei 2015 | 20:52 WIB

Mensos: Ada Lima Hal Akibatkan Prostitusi Marak

Mensos: Ada Lima Hal Akibatkan Prostitusi Marak

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 18:42 WIB

Lulung Kritik Ahok Pakai Pantun Soal Pejabat Cicipi Pelacur Artis

Lulung Kritik Ahok Pakai Pantun Soal Pejabat Cicipi Pelacur Artis

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 18:34 WIB

Marak SMS Mesum Bikin Kominfo dan Polisi Upgrade Kemampuan

Marak SMS Mesum Bikin Kominfo dan Polisi Upgrade Kemampuan

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 18:12 WIB

Lulung Takut Berhubungan Badan dengan PSK

Lulung Takut Berhubungan Badan dengan PSK

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 18:02 WIB

Ahok Sadar Bila Terjebak SMS Mesum, Musuh Langsung Menyerang

Ahok Sadar Bila Terjebak SMS Mesum, Musuh Langsung Menyerang

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 17:34 WIB

Terima SMS Mesum, Jangan Marah, Begini Saja Cara Menanggapinya

Terima SMS Mesum, Jangan Marah, Begini Saja Cara Menanggapinya

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 17:20 WIB

Petinggi Polda Metro Pun Pernah Dirayu Lewat SMS Mesum

Petinggi Polda Metro Pun Pernah Dirayu Lewat SMS Mesum

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 17:03 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB