Beras Palsu Masuk Indonesia, DPR Tuding Pemerintah Kecolongan

Laban Laisila, Bagus Santosa

Selasa, 19 Mei 2015 | 16:39 WIB
Beras Palsu Masuk Indonesia, DPR Tuding Pemerintah Kecolongan
Aktivitas pedagang beras di pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron menuding pemerintah kecolongan menyusul  adanya beras palsu masuk ke Indonesia.

"Kalau beras hasil impor dan beredar di Indonesia Kita kecolongan. Kita kecolongan dikarantina karena karantina sebagai pintu masuk prodak ekspor dan impor. Kita harus memperketat di karantina," ujar Herman di DPR, Jakarta, Selasa (19/5/2015).

Dia menambahkan, pemerintah harusnya menjamin keamanan pangan. Bila ada unsur yang membahayakan, seperti beras palsu yang saat ini beredar, sanksinya jelas. Hal itu sudah diatur dalam UU nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. Sanksi dalam aturan itu juga disebutkan, yaitu kurungan 2 tahun dan denda Rp4 miliar.

"Jadi yang terpenting sekarang badan POM harus melakukan investigasi dengan aparat hukum mengenai keberadaan beras palsu ini. Terkait kasus beras palsu ini perlu dicek kebenarannya.

Beras palsu ini hasil basis teknologi dan membahayakan. Kita harus cek sumbernya," ujar dia.

Politisi Demokrat ini menegaskan, semua produk pangan yang masuk harus diberi informasi jelas, dari sumber, bahan hingga kapan kadaluwarsa.

"Ini jaminan memberikan kualitas pangan yang baik bagi rakyat Indonesia," kata dia.

Dalam waktu dekat ini, Komisi IV mengagendakan rapat dengan menteri pertanian. Agenda besarnya, Komisi IV akan mempertanyakan masalah beras palsu ini yang bisa masuk ke Indonesia.

Seperti diberitakan, Kepolisian Sektor Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, hari ini, menutup kios di Pasar Mutiara Gading, Kecamatan Mustikajaya, yang disinyalir menjual beras sintetis.

"Dari kios itu, kita juga mengamankan seorang penjualnya bernama Sembiring beserta empat orang karyawannya untuk diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Kepolisian Sektor Bantargebang Komisaris Gatot Suyanto.

Gatot mengatakan temuan tersebut berawal dari laporan warga dan sejumlah kabar yang beredar di media sosial Facebook dan Instagram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beras Plastik Diduga Beredar di Kota Bekasi, Pakar Didatangkan

Beras Plastik Diduga Beredar di Kota Bekasi, Pakar Didatangkan

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 15:04 WIB

Jual Beras Imitasi, Kios Beras di Pasar Mutiara Bekasi Disegel

Jual Beras Imitasi, Kios Beras di Pasar Mutiara Bekasi Disegel

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 14:24 WIB

Pemkot Bekasi Uji Sampel Beras Diduga Berbahan Sintetis

Pemkot Bekasi Uji Sampel Beras Diduga Berbahan Sintetis

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 13:51 WIB

Perusahaan Cina Produksi Beras Imitasi dari Plastik

Perusahaan Cina Produksi Beras Imitasi dari Plastik

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 07:01 WIB

Terkini

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

×