Anggota Pansel KPK Rangkap Jabatan, Jokowi Dianggap Tak Teliti

Laban Laisila

Kamis, 21 Mei 2015 | 13:11 WIB
Anggota Pansel KPK Rangkap Jabatan, Jokowi Dianggap Tak Teliti
Harkristuti Harkrisnowo (kiri) dan Menkumham Yasonna Laoly (kanan). [Suara.com/ Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituding tak jeli karena mengangkat anggota tim pansel Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) yang banyak rangkap jabatan.

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) UGM, Hasrul Halili, mengatakan penunjukkan Harkristuti Harkrisnowo yang saat ini masih menjadi  Ketua Tim Pansel Komisi Yudisial (KY) malah menunjukkan kalau Jokowi tidak jeli dan teliti.

“Ini memang membuktikan kekhawatiran kalau Jokowi memang tidak jeli dan tidak teliti. Mestinya dia memeriksa lagi soal ini,” kata Hasrul saat dihubungi suara.com, Kamis (21/5/2015).

Dia juga menyarankan kepada Hasrul agar Harkristuti memilih salah satu jabatan saja terkait panitia seleksi.

“Mustahil beliau bisa mengerjakan keduanya sekaligus, lebih baik beliau memilih salah satu saja,” ujar Hasrul.

Seperti diberitakan, Harkristuti tercatat sebagai anggota tim pansel KPK yang paling banyak rangkap jabatan.

Dari catatan suara.com, Harkristuti yang ditunjuk Jokowi, Kamis (21/5/2015), saat ini juga masih tercatat sebagai Ketua Pansel Komisi Yudisial (KY) yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Februari 2015 lalu.

Pembentukan pansel tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Komisi Yudisial yang ditandatangani pada 23 Februari 2015.

Pengumuman Harkristuti sebagai ketua pansel KY juga dicatat dalam laman resmi sekertariat kabinet (Setkab)

Saat ditunjuk sebagi ketua pansel KY, Harkristuti juga masih menjabat sebagai Dirjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM.

Sedangkan dalam pengumuman susunan tim pansel pagi tadi, Jokowi menyebut Harkristuti sebagai Ketua Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkumham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yenti Garnasih Kaget Ditunjuk Jokowi Jadi Anggota Pansel KPK

Yenti Garnasih Kaget Ditunjuk Jokowi Jadi Anggota Pansel KPK

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 12:34 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×