Rachmawati Nilai Tidak Etis Jokowi Salahkan Tim Komunikasi

Arsito Hidayatullah, Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 06 Juni 2015 | 19:16 WIB
Rachmawati Nilai Tidak Etis Jokowi Salahkan Tim Komunikasi
Rachmawati Soekarnoputri. (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Bidang Ideologi Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri, angkat bicara mengenai kekeliruan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan jika mantan Presiden Soekarno lahir di Blitar, saat berpidato dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2015) lalu.

Seharusnya, kata Rachmawati, Jokowi harus teliti dahulu ketika diberikan naskah pidato oleh Tim Komunikasi Kepresidenan. Anak ketiga dari tokoh proklamator Kemerdekaan RI itu bahkan menilai tidak etis jika Kepala Negara melempar kesalahan kepada pembantunya.

"Jangan disalahkan (yang) membuat naskah. Presiden harus mempunyai intuisi. Baca dulu. Kalau dia tidak yakin (Soekarno lahir di Blitar), coret," tutur Rachmawati, saat ditemui dalam acara peringatan 114 Tahun Hari Kelahiran Soekarno, di Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2015).

Untuk mengoreksi kesalahan itu, Rachma menegaskan bahwa Presiden RI pertama yang sekaligus ayahandanya itu, lahir di Surabaya, pada 6 Juni 1901.

Lebih jauh, Rachma melihat bahwa bukan pertama kalinya Jokowi membuat kesalahan. Menurutnya, Jokowi sudah pernah membubuhkan tanda tangan tanpa melihat isi dan substansi kebijakan yang ditandatanganinya itu. Kemudian, Jokowi juga diketahui pernah menyinggung soal utang Indonesia di Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Pembangunan Asia (ADB) yang mendapat kritikan dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ini sudah yang ketiga kalinya. Jangan sampai nanti kepeleset lagi. Saya menyatakan, dari situ kita bisa menilai kapasitas dia (Jokowi) seperti apa," tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Jokowi sempat menyebut bahwa kota kelahiran Bung Karno adalah Blitar. Kekeliruan itu diucapkan Jokowi saat Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni lalu, di Blitar, Jawa Timur. Padahal sebenarnya, presiden pertama Indonesia itu dilahirkan di Surabaya.

Anggota Tim Komunikasi Publik Presiden Jokowi, Sukardi Rinakit, belakangan mengaku sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas salah ucap Jokowi ihwal kota kelahiran Bung Karno. Sukardi juga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya kepada keluarga Bung Karno. Ke depan, Sukardi berjanji akan berhati-hati dalam memberikan informasi, khususnya yang berkaitan dengan perjalanan sejarah bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Perlu Beri Klarifikasi soal Kelahiran Bung Karno

Megawati Perlu Beri Klarifikasi soal Kelahiran Bung Karno

News | Sabtu, 06 Juni 2015 | 15:11 WIB

Soal Blitar, Politisi PDIP Benarkan Tim Komunikasi Jokowi Keliru

Soal Blitar, Politisi PDIP Benarkan Tim Komunikasi Jokowi Keliru

News | Sabtu, 06 Juni 2015 | 14:25 WIB

'Tebus' Kesalahan, Jokowi Disarankan Tulis Biografi Bung Karno

'Tebus' Kesalahan, Jokowi Disarankan Tulis Biografi Bung Karno

News | Sabtu, 06 Juni 2015 | 13:28 WIB

Ahok akan Tanya Jokowi Langsung Soal Kelahiran Bung Karno

Ahok akan Tanya Jokowi Langsung Soal Kelahiran Bung Karno

News | Kamis, 04 Juni 2015 | 19:43 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×