Ini Kronologis Pembunuhan Jopi Peranginangin Versi POM AL

Laban Laisila, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 11 Juni 2015 | 20:14 WIB
Ini Kronologis Pembunuhan Jopi Peranginangin Versi POM AL
Aktivis AMAN Jopi Peranginangin. [Twitter/@Redjopi]

Suara.com - Penyidik POM AL menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan aktivis LSM Jopi Peranginangin di cafe venue, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2015).

Kadisgakum Lantamal 3 Letkol Feber HS menceritakan kronologis sebelum terjadinya  penusukan Jopi  yang dilakukan Prajurit Kepala Joko Lestanto, personel Marinir dari Batalyon Intai Amfibi.

Menurutnya, sebelum datang ke Cafe Venue, tersangka membeli minuman keras di kawasan Ragunan pada 22 Mei pukul 20.00 WIB.

"Tersangka pergi ke terminal ragunan beli Vodka, Sampai dicampur beer dan diminum sendiri," kata Feber saat rekonstruksi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2015).

Setelah itu, kata Feber, tersangka langsung menuju kafe tersebut dengan menggunakan motor pada pukul 24.00 WIB.

"Tersangka ke Cafe Venue dengan menggunakan motor Honda Beat. Pukul 01.25 wib tersangka tiba di Café Venue," katanya.

Dikatakan Feber, pada saat berada di kafe itu, Joko sempat adu mulut dengan Jopi sampai terjadi perkelahian antara keduanya.

Namun, saat keduanya baku hamtam petugas kemanan setempat langsung melerai dibantu beberapa rekan korban.  Dari keributan itu, pihak keamanan menyuruh Joko untuk keluar dari kafe tersebut.

"Kemudian memukul korban namun tidak mengenai tubuh korban, selanjutnya tersangka menarik baju korban. Melihat kejadian tersebut beberapa teman berusaha melerai serta seorang petugas keamanan cafe Venue yang melihat kejadian tersebut ikut membantu melerainya. Lalu memerintahkan tersangka keluar kafe," kata Feber.

Menurut Feber, meski sudah dilerai oleh petugas keamanan kafe, Joko yang merasa kurang puas masih terus mencari keberadaan Jopi yang tidak jauh dari kafe tersebut.

"Kemudian salah seorang teman korban menyuruh korban untuk pergi ke arah parkiran mobil. Pada saat korban berlari ke parkiran mobil, tersangka mengejar, kemudian saat berada didepan Habibie Centre (lokasi sekitar 3 meter dari Venue)," katanya.

Pada saat itu, Joko lantas langsung menghunuskan sebuah senjata tajam jenis sangkur ke tubuh Jopi dari dalam tas yang dibawanya.

"Tersangka berhasil mengejar korban dan menusuk korban pada bagian punggung bawah sebelah kanan dengan menggunakan pisau sejenis sangkur yang sebelumnya sudah dibawa tersangka didalam tas

pinggang," katanya.

Usai menikam Jopi dengan sebilah sangkur, Joko langsung meninggalkan Jopi  yang masih tergeletak di jalan.

"Setelah itu tersangka meninggalkan korban dalam keadaan terjatuh tersungkur dan pergi kearah parkiran motor milik tersangka, kemudian tersangka pulang," kata Feber.

Adapun reka ulang dalam kasus pembunuhan ini mempertunjukan sebanyak 33 adegan. Gelaran Rekonstuksi pun selesai pukul 16.30 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aktivis Jopi Dibunuh Oknum, Moeldoko: Dia Prajurit Nakal

Aktivis Jopi Dibunuh Oknum, Moeldoko: Dia Prajurit Nakal

News | Senin, 08 Juni 2015 | 16:24 WIB

POM AL Masih Periksa Anggota yang Diduga Bunuh Jopi Peranginangin

POM AL Masih Periksa Anggota yang Diduga Bunuh Jopi Peranginangin

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 11:37 WIB

Kasus Pembunuhan Aktivis Jopi akan Disidang di Pengadilan Militer

Kasus Pembunuhan Aktivis Jopi akan Disidang di Pengadilan Militer

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 12:36 WIB

TNI AL Terima Alat Bukti Pembunuhan Aktivis Jopi Peranginangin

TNI AL Terima Alat Bukti Pembunuhan Aktivis Jopi Peranginangin

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 12:04 WIB

Terkini

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:35 WIB

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:33 WIB

Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis

Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:28 WIB

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:01 WIB

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:22 WIB

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:19 WIB

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:18 WIB