Separatis Kashmir Tolak Disamakan Dengan ISIS

Esti Utami

Jum'at, 12 Juni 2015 | 08:39 WIB
Separatis Kashmir Tolak Disamakan Dengan ISIS
Ilustrasi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) [Shutterstock).

Suara.com - Pemimpin gerilyawan separatis Sayed Ali Geelani, Kamis (11/6/2015) membantah bahwa anggota ISIS dan Taliban ada di Kashmir yang dikuasai India.

"Organisasi seperti ISIS dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) tak ada di Kashmir yang dikuasai India dan nama ini digunakan dalam rancangan yang direncanakan dengan baik," demikian isi pernyataan yang dikeluarkan Geelani.

"Tujuan komplotan ini ialah menyebutkan perjuangan kemerdekaan murni dan adil warga Kashmir sebagai terorisme dan untuk membuktikan orang Kashmir juga kejam dan bukan kelompok tertindas," kata pernyataan itu, sebagaimana diberitakan Xinhua.

Pernyataan Geelani telah dikeluarkan setelah munculnya poster ancaman di Kota Kecil Sopore, sekitar 52 kilometer di sebelah barat-laut Kota Srinagar, Ibu Kota Musim Panas Kashmir yang dikuasai India.

Poster dalam bahasa Urdu tersebut, yang berisi nama kelompok gerilyawan yang tak dikenal Tehreek-e-Taliban dan Kashmir, mengancam pemilik stasiun pompa bensin yang menyediakan bahan bakar buat militer dan polisi India, penjual alkohol dan narkotika, operator televisi kabel, penjudi dan mereka yang menyediakan akomodasi buat pekerja migran. Poster itu meminta warga melaksanakan ajaran Islam dan menentang perbuatan "orang non-Muslim".

Menurut Geelani, poster ancaman tersebut telah mempengaruhi kegiatan usaha banyak lapisan masyarakat.

"Poster ini memang mengeluarkan instruksi berdasarkan ajaran Islam dan Syari'ah (hukum Islam) tapi orang Muslim yang sederhana pun mengetahui kenyataan bahwa Islam tak disebarkan dengan bantuan kekerasan pada masa lalu juga tak mungkin untuk mengubah ideologi rakyat dengan menggunakan kekerasan pada masa depan," kata Geelani. "Islam sejak dulu menekankan pada prilaku moral dan akhlak yang mulia untuk menyentuh hari dan fikiran orang." Sopore, kota kecil yang mudah bergolak di wilayah itu, seringkali menjadi berita akibat serangan gerilyawan terhadap tentara India dan terjadinya baku-tembak mematikan.

Pada Selasa (9/6/2015), beberapa pria bersenjata menembak hingga tewas seorang pegawai pemerintah, yang mendukung Geelani. Geelani mengutuk pembunuhan tersebut dan menggambarkannya sebagai perbuatan agen India.

Namun juru bicara polisi mengatakan gerilyawan berada di belakang pembunuhan pegawai pemerintah itu. Sejauh ini tak ada kelompok gerilyawan yang mengaku bertanggung-jawab atas pembunuhan tersebut.

Pada Mei, kelompok gerilyawan yang tak terlalu dikenal -Lashkar-e-Islam- menyerang menara telepon genggam dan menewaskan dua orang yang memiliki hubungan dengan perusahaan telepon seluler dalam upaya mengganggu hubungan telepon genggam di Sopore. Geelani mengutuk serangan tersebut dan menggambarkan para penyerang sebagai "orang pemerintah India".

Perang gerilya berkecamuk antara gerilyawan dan tentara India yang ditempatkan di wilayah itu sejak 1989. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

News | Senin, 14 September 2026 | 11:01 WIB

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:34 WIB

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

News | Senin, 27 Juli 2026 | 07:33 WIB

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:57 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

×