Begini Pro-Kontra Dana Aspirasi Dapil di DPR

Laban Laisila, Bagus Santosa

Selasa, 16 Juni 2015 | 16:38 WIB
Begini Pro-Kontra Dana Aspirasi Dapil di DPR
Sidang paripurna DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Usulan DPR tentang Dana aspirasi Daerah Pemilihan (Dapil) atau Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP), belum seragam. Masing-masing fraksi punya argumentasi sendiri tentang urgensi dana aspirasi dapil.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Olly Dondokambey belum bersikap tentang dana aspirasi atau Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP). Dia mengatakan ingin melihat dulu postur APBN supaya anggaran tersebut bisa masuk.

Anggaran ini sendiri, tambahnya, sesuai dengan UU MD3 yang mengakomodir aspriasi daerah untuk menjadi pertimbangan tiap anggota DPR.

"Kita melihat postur APBN tentang usulan pemerintah terhadap dana aspirasi ini dulu," kata dia di DPR, Jakarta, Selasa (16/5/2015).

"Sebab pada prinsipnya Fraksi PDI Perjuangan akan menjadi pembackup apa yang menjadi kebijakan pemerintah," tambahnya.

Sementara Wasekjen PKB yang merupakan anggota Komisi IV Daniel Johan menyatakan dukungan fraksinya soal dana UP2DP ini. Meski ada fraksi di DPR, yaitu Fraksi Nasdem yang menolak dana ini, menurutnya hal itu tidak masalah.

"Itu urusan Nasdem, emang DPR Nasdem doank! Kan ada yang lain, yang 9 lagi bukan fraksi?" ujarnya ketus.

Fraksi PAN juga secara utuh mendukung penuh anggaran ini masuk ke dalam APBN 2016. Dia juga menegaskan, fraksi PAN meminta KPK dan BPK juga dilibatkan dalam pengawasan penggunaan dana Rp20 miliar peranggota DPR ini.

"Karenanya, kita minta BPK dan KPK dilibatkan," ujar Sekretaris Fraksi Partai PAN Yandri Susanto.

Kemarin, Fraksi Demokrat bersikap menunggu pemerintah untuk persetujuan dana ini.

Ada sejumlah pertimbangan pun menjadi acuan partai berlambang bintang mercy ini, diantaranya soal skema sistem penganggaran negara dan daerah supaya tidak berbenturan serta tidak tumpang tindih.

Kemarin juga, Fraksi Partai Nasdem memiliki sikap sendiri. Fraksi ini menolak program dana aspirasi daerah pemilihan (Dapil) sebesar Rp20 miliar per tahun untuk membangun infrastruktur untuk Anggota Dewan sesuai Dapilnya.

"Fraksi Partai Nasdem menolak untuk dilanjutkan program aspirasi pembangunan daerah pemilihan yang tidak memiliki dasar yang kuat dalam menjalankan program tersebut," kata Sekertaris Fraksi Partai Nasdem, Syrief Abdullah Alkadrie dalam konfrensi persnya di DPR, Jakarta, Senin (15/6/2015).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 25 Argumen Anggota DPR Pertahankan Dana Dapil

Ini 25 Argumen Anggota DPR Pertahankan Dana Dapil

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 08:30 WIB

Ada Fraksi Menolak, Fadli Zon Tetap 'Ngotot' Ada Dana Aspirasi

Ada Fraksi Menolak, Fadli Zon Tetap 'Ngotot' Ada Dana Aspirasi

News | Senin, 15 Juni 2015 | 19:53 WIB

Dana Aspirasi Rp20 M Per Anggota DPR, Nasdem: Itu Cacat Pikir

Dana Aspirasi Rp20 M Per Anggota DPR, Nasdem: Itu Cacat Pikir

News | Senin, 15 Juni 2015 | 15:36 WIB

Fraksi Nasdem Tolak Dana Aspirasi Rp20 M Per Anggota DPR

Fraksi Nasdem Tolak Dana Aspirasi Rp20 M Per Anggota DPR

News | Senin, 15 Juni 2015 | 15:26 WIB

Pro Kontra Dana Aspirasi Rp20 M Per Anggota DPR, Setya: Nanti Ya

Pro Kontra Dana Aspirasi Rp20 M Per Anggota DPR, Setya: Nanti Ya

News | Senin, 15 Juni 2015 | 11:44 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×