Margriet Christina Megawe (Margaret), tersangka penelantaran anak angkat bernama Engeline Margriet Megawe (Angeline), dicecar dengan 57 pertanyaan oleh penyidik Polda Bali dari pukul 13.00 Wita hingga pukul 21.00 Wita.
"Tidak ada pertanyaan yang mendalam, hanya sebatas hewan piaran (ayam, kucin, anjing) saja, dan bagaimana dia mengasuh Angeline," kata pengacara Margaret, Teddy Raharjo, di Polda Bali, Senin (16/6/2015).
Dikatakan, Margaret memiliki hewan piaraan sejak tahun 2013. Awalnya, hanya dua ekor ayam, sekarang bertambah menjadi 200 ekor lebih.
"Dalam merawat ternaknya dia dibantu orang," katanya.
Penyidik, katanya, juga mencari tahu keseharian Angeline di rumah.
"Bagaimana dia berangkat ke sekolah, bagaimana dia bisa naik kelas I dan kelas II hingga kelas III," katanya.
Suara.com - Angeline diadopsi Margriet Christina Megawe (Margaret) sejak umur tiga hari pada 2007. Sejak itu, Angeline belum pernah bertemu orangtua kandung.
Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang tersangka. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu rumah Angeline, ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan. Kedua, Margaret, jadi tersangka kasus penelantaran anak.
Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orangtua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).
Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah, Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015).
Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.
Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Ia juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.
Tim pendamping hukum orangtua Angeline dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Denpasar tidak puas dengan apa yang disangkakan polisi kepada Margaret.
Siti mengaku heran dengan polisi yang hanya menetapkan Margaret menjadi tersangka penelantaran anak.
Siti yakin pembunuh Angeline bukan cuma Agus.
Kumpulan Kuis Menarik
Terkait
Desa Adat Upacara Pembersihan Alam di Rumah Angelina
News | Selasa, 16 Juni 2015 | 20:04 WIB
Polda Bali Periksa Lagi Kedua Kakak Angkat Angeline
News | Selasa, 16 Juni 2015 | 19:58 WIB
Margaret Bantah Perintahkan Angeline Mengurus Ayam
News | Selasa, 16 Juni 2015 | 19:16 WIB
Polisi 'Obok-obok' Lagi Rumah Ibu Angkat Angeline
News | Selasa, 16 Juni 2015 | 18:06 WIB
Terkini
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:44 WIB
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:25 WIB
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:23 WIB
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:21 WIB