Polisi Bekuk Sindikat Penipuan yang Catut Nama Pejabat

Laban Laisila, Bagus Santosa

Jum'at, 19 Juni 2015 | 15:59 WIB
Polisi Bekuk Sindikat Penipuan yang Catut Nama Pejabat
Barang bukti identitas dan ratusan ATM yang disita dari sindikat penipu tukang catut nama pejabat. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Polda Metro Jaya membongkar sindikat penipuan yang sering mencatut nama sejumlah pejabat dan sudah beroperasi selama tiga tahun.

Sindikat ini bukan cuma menggunakan nama pejabat tinggi di instansi pemerintahan saja, tapi juga berani menggunakan nama Direktur Sabhara Polda Metro Jaya Kombes Pol Subarkah dan Direktur krimum Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti untuk menipu sejumlah anggota Polda Metro Jaya.

Polisi akhirnya menangkap empat tersangka di kawasan Beji, Depok, saat mennggunakan narkoba jenis sabu dan ganja. Para tersangka, yakni AA (33), AM alias A (35), RA alias R (28) dan AR alias A (37).

Dari pemeriksaan awal, komplotan ini dikendalikan oleh seorang berinisial D yang saat ini masih buron. Mereka diperintah menjadi kelompok penarik atau pengambil uang tunai dari mesin ATM. Dalam setiap transaksi penipuan para pelaku ini dapat jatah 15 persen dari keuntungan penipuan.

Dari lokasi penangkapan ini, aparat menyita 315 buah kartu ATM dari beragam jenis bank, dua diantaranya atas nama Siti Aisah dan Nona Samanta yang dipakai pelaku menipu dua anggota Bensat Polda Metro Jaya. Selain itu, ditemukan juga 44 buku tabungan dari beragam jenis bank, 20 unit telepon genggam, 2 unit laptop, 1 unit modem internet. 45 lembar Kartu Keluarga (KK), 5 unit sepeda motor dan uang tunai senilai Rp 6,8 juta. Barang bukti ini diduga menjadi barang bukti untuk penipuan.

Sementara itu, aparat juga mendapatkan barang bukti untuk pesta narkoba, di antaranya selanjutnya satu paket kecil sabu, 1 paket kecil ganja, 1 alat hisap sabu (bong), 1 gulung alumunium foil, 1 kotak tempat penyimpanan barang haram tersebut serta 2 buah korek api.

Polisi kemudian melakukan pengembangan, dan mendapatkan pelaku yang masih satu jaringan dan bertugas pembuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu dan rekening bank. Dari pengembangan, mereka diketahui berada daerah di Pondok Jagung, Serpong, Tangerang Selatan.

Di lokasi ini, aparat menciduk 4 pelaku yang terdiri dari 3 lelaki berinisial HP (31), DA alias D (20), DM alias O (26) dan seorang wanita berinisial YR (26).

Mereka mengaku diperintah AD yang kini DPO untuk membuat KTP palsu. KTP tersebut kemudian digunakan para penipu ini untuk membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), supaya pihak bank tidak menaruh kecurigaan saat para pelaku akan membuka rekening.

Dari dua laporan ini, Kanit II Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Arsya Khadafi melakukan penyidikan. Setelah mengantongi informasi pelaku, aparat langsung melakukan penangkapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Sindikat Penipu Asal Cina Masih di Indonesia

Polisi: Sindikat Penipu Asal Cina Masih di Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2015 | 07:05 WIB

Lelaki Ini Tipu Belasan Perempuan Kesepian Rp15 M

Lelaki Ini Tipu Belasan Perempuan Kesepian Rp15 M

News | Sabtu, 01 November 2014 | 21:01 WIB

Mengenali 6 Tanda-tanda Pacar Penipu

Mengenali 6 Tanda-tanda Pacar Penipu

Lifestyle | Sabtu, 27 September 2014 | 17:53 WIB

Terkini

Danantara Masih Janji Terus Keluarkan Laporan Keuangan

Danantara Masih Janji Terus Keluarkan Laporan Keuangan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Urutan Skincare Wardah Renew You Pagi dan Malam untuk Merawat Tanda Penuaan Kulit

Urutan Skincare Wardah Renew You Pagi dan Malam untuk Merawat Tanda Penuaan Kulit

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Pertamina NRE, Kodaeral III, dan Lumitech Daya Nusantara Studi Pengembangan Energi Terbarukan

Pertamina NRE, Kodaeral III, dan Lumitech Daya Nusantara Studi Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Terlalu Sering Baca Review Sebelum Belanja Bikin Kita Kena Krisis Insting, Benarkah?

Terlalu Sering Baca Review Sebelum Belanja Bikin Kita Kena Krisis Insting, Benarkah?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Tak Cuma Berpikir Positif, Pentingnya Mengamati Pola Hidup di Buku 59 Detik

Tak Cuma Berpikir Positif, Pentingnya Mengamati Pola Hidup di Buku 59 Detik

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:00 WIB

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ini Kasus Korupsi yang Dinilai Berdampak pada HAM

Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ini Kasus Korupsi yang Dinilai Berdampak pada HAM

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027

Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun

Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gelar Tak Jamin Kerja: Mengurai Fenomena 'Kuliah Scam' Anak Muda

Gelar Tak Jamin Kerja: Mengurai Fenomena 'Kuliah Scam' Anak Muda

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×