Pengakuan Margaret, Angeline Hilang saat Dirinya Sedang Nonton TV

Arsito Hidayatullah

Minggu, 21 Juni 2015 | 07:02 WIB
Pengakuan Margaret, Angeline Hilang saat Dirinya Sedang Nonton TV
Ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe alias Margaret (tengah), beberapa hari lalu (15/6/2015). [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Engeline Margriet Megawe (Angeline), bocah berumur delapan tahun yang tewas dibunuh itu, sempat dikabarkan menghilang oleh ibu angkatnya, Margriet Christina Megawe alias Margaret, pada pukul 15.00 Wita, Sabtu, 16 Mei 2015 lalu.

Saat hilangnya Angeline, posisi Margaret sendiri menurut pengakuannya, sedang menonton televisi di kamarnya. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Dion Pongkor, salah satu tim kuasa hukum Margaret, di Polda Bali, Denpasar, Sabtu (20/6/2015).

"Beliau saat ditanya, di manakah posisi ketika Angeline hilang, klien kami menjawab dia saat itu sedang nonton televisi di kamarnya," ungkap Dion, usai mendampingi Margaret menjadi saksi kasus pembunuhan Angeline.

Dion menambahkan, pada saat itu sekitar pukul 13.00 Wita, Margaret mengaku sedang nonton televisi. Sebelum Angeline diketahui menghilang tersebut, menurut Margaret, Agus mantan pembantunya, meminjam pulpen kepada anak angkatnya itu.

"Waktu ibu Margaret nonton televisi, Angeline datang, dan bilang kepadanya bahwa si Agus pinjem pulpen. Setelah itu si korban tidak muncul lagi," papar Dion.

Hanya saja, pengacara yang satu tim dengan Hotma Sitompul itu mengaku tidak mengetahui lebih detail, untuk apa Agus meminjam pulpen kepada Angeline.

"Kalau itu, kami kurang tahu," tukasnya.

Margaret diperiksa sebagai saksi dalam kasus pembunuhan Angeline selama sekitar 7,5 jam, mulai pukul 11.30 Wita hingga pukul 19.00 Wita, Sabtu (20/6). Dion mengatakan, klienya itu ditanyai oleh penyidik sekitar 53 pertanyaan. Pertanyaannya antara lain termasuk seputar pakaian Angeline, sepatu, sandal korban, termasuk ukuran baju hingga nomor sepatu.

Margaret sendiri diketahui sudah beberapa kali diperiksa sebagai saksi kasus pembunuhan anak angkatnya itu. Diketahui sebelumnya, bocah kelas II SDN 12 Sanur itu ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, dikubur di belakang kandang ayam di rumah ibu angkatnya, Jalan Sedap Malam, Sanur, Denpasar, pada 10 Juni 2015, setelah 26 hari pihak kepolisian mencari.

Pihak kepolisian telah menetapkan satu orang tersangka yakni Agus, dalam kasus pembunuhan keji tersebut. Hingga saat ini belum ada tersangka lainnya. Sementara Margaret sendiri dijadikan tersangka dalam kasus penelantaran anak oleh pihak Polda Bali. [Luh Wayanti]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Saksi Pembunuhan Angeline, Margaret Dicecar 53 Pertanyaan

Jadi Saksi Pembunuhan Angeline, Margaret Dicecar 53 Pertanyaan

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 19:27 WIB

Komnas PA Akan Dirikan Monumen di Bali untuk Angeline

Komnas PA Akan Dirikan Monumen di Bali untuk Angeline

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 16:55 WIB

Angeline Dijadikan Ikon Perlawanan atas Kasus Anak

Angeline Dijadikan Ikon Perlawanan atas Kasus Anak

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 15:41 WIB

Lewat Pengacaranya Margaret Membantah Semua Pernyataan Agus

Lewat Pengacaranya Margaret Membantah Semua Pernyataan Agus

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 11:59 WIB

Terkini

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

×