Jadi Saksi Pembunuhan Angeline, Margaret Dicecar 53 Pertanyaan

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 20 Juni 2015 | 19:27 WIB
Jadi Saksi Pembunuhan Angeline, Margaret Dicecar 53 Pertanyaan
Ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe alias Margaret, Senin (15/6/2015). [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Margriet Christina Megawe alias Margaret, saat diperiksa sebagai saksi kasus pembunuhan terhadap anak angkatnnya, Engeline Margriet Megawe (Angeline), diberondong 53 pertanyaan oleh penyidik.

Ibu angkat Angeline itu dilaporkan diperiksa kurang lebih selama 7,5 jam, mulai pukul 11.30 Wita hingga pukul 19.00 Wita. Menurut Dion Pongkor, salah satu tim kuasa hukum Margaret, ke-53 pertanyaan itu rata-rata berkaitan dengan aktivitas di hari di mana Angeline dilaporkan hilang.

"Ada 53 pertanyaan yang diajukan. Kenapa sampai lama sekali, karena pertanyaannya lebih didetailin lagi," ungkap Dion, di Polda Bali, Denpasar, Sabtu (20/6/2015).

Dion menjelaskan, beberapa pertanyaan yang diajukan kepada Margaret di antaranya adalah Angeline pakai baju apa, merek apa, dan memakai sandal apa.

"Semua yang dipakai Angeline dipertanyakan oleh penyidik," terangnya.

Margaret, menurut Dion pula, pun menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh penyidik. Menurutnya, tidak ada pertanyaan yang tidak ada dijawab oleh janda bule Amerika Serikat (AS) itu.

"Semua apa yang ditanya oleh penyidik, dijawab oleh klien kami. Apa yang dia tahu, dia jawab. Tidak ada yang disembunyikan oleh klien kami," jelasnya.

Menurut Dion pula, pemeriksaan itu lebih cepat, lantaran Margaret memang menginginkan agar pemeriksaannya sebagai saksi kematian anak angkatnya itu bisa cepat selesai.

Dion menegaskan lagi bahwa Margaret dalam hal ini dijadikan sebagai saksi atas pembunuhan Angeline. Seperti diketahui, saat ini yang menjadi tersangka pembunuhan adalah Agus, mantan pembantu Margaret.

Margaret sendiri sejauh ini masih menjadi tersangka atas kasus penelantaran anak. Seperti diketahui, Angeline sebelumnya dikabarkan menghilang sejak 16 Mei 2015 lalu oleh Margaret. Nyatanya, bocah kelas II SDN 12 Sanur itu ditemukan sudah tewas dalam kondisi mengenaskan, dikubur di belakang kandang ayam di rumah Margaret di Jalan Sedap Malam, Sanur, Denpasar, pada 10 Juni lalu.

Pihak kepolisian sejauh ini telah menetapkan Agus, lelaki asal Sumba Timur, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan keji tersebut. Hingga saat ini, belum ada tersangka lainnya dalam kasus ini. Keterangan tersangka yang sering berubah-ubah sendiri membuat kepolisan harus menggunakan alat lie detector dalam menguji kebenaran keterangannya. [Luh Wayanti]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lewat Pengacaranya Margaret Membantah Semua Pernyataan Agus

Lewat Pengacaranya Margaret Membantah Semua Pernyataan Agus

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 11:59 WIB

Pengacara Ibu Angkat Angeline Sebut Polda Bali Langgar HAM

Pengacara Ibu Angkat Angeline Sebut Polda Bali Langgar HAM

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 07:17 WIB

Terkini

Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei

Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei

Surakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:00 WIB

Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI

Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI

Sulsel | Sabtu, 12 September 2026 | 19:58 WIB

Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei

Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei

Kaltim | Sabtu, 12 September 2026 | 19:56 WIB

Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Sumut | Sabtu, 12 September 2026 | 19:55 WIB

Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei

Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei

Kalbar | Sabtu, 12 September 2026 | 19:53 WIB

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:53 WIB

Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI

Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI

Sumut | Sabtu, 12 September 2026 | 19:51 WIB

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 19:50 WIB

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 19:46 WIB

Azarine Gandeng Nailong Hadirkan Sun-Block di Blok M, Ada Sunscreen Gratis

Azarine Gandeng Nailong Hadirkan Sun-Block di Blok M, Ada Sunscreen Gratis

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 19:36 WIB

×