Riau Mulai Waspada MERS

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 25 Juni 2015 | 02:30 WIB
Riau Mulai Waspada MERS
Warga Korea Selatan menjalani pemeriksaan suhu tubuh untuk mendeteksi MERS. (Reuters/Kim Hong-ji)

Suara.com - Pemerintah Provinsi Riau mulai mewaspadai ancaman virus pernapasan akut Timur Tengah atau MERS. Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyurati seluruh kepala Dinas Kesehatan kabupaten dan kota serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) se-Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Andra Sjafril mengatakan mereka harus mewaspadai MERS, penyakit sindrom pernapasan Timur Tengah yang disebabkan oleh Coronavirus baru (CoV).

"CoV ini pertama kali diidentifikasi di Arab Saudi pada tahun 2012 dan Coronavirus adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa untuk Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS)," kata Andra Sjafril di Pekanbaru, Rabu (24/6/2015).

Dinkes meminta daerah siap menyediakan rumah sakit rujukan infeksi. Di antaranya RSUD Arifin Achmad, RSUD Dumai dan Puri Husada Tembilahan.

Dari pengalaman tahun 2014 ada Investigation Case (kasus yang sedang diinvestigasi) sehingga menjadi pelajaran yang berharga. Pihaknya siap siagakan laboratorium kesehatan apabila ada kasus akan diambil sampelnya untuk ditinjaklanjuti ke Kementerian Kesehatan di Jalan Percetakan Negara Jakarta.

"Karena itu, masyarakat yang akan berpergian ke daerah Jazirah Arab diharapkan hindari sekecil mungkin untuk kontak dengan unta, hindari sekecil mungkin perkumpulan berkelompok, selalu gunakan masker, makan-makanan yang bergizi, banyak minum serta jaga stamina," katanya.

Selain itu bagi yang sudah pulang dari Jazirah Arab diharapkan agar dipantau baik keluarga maupun yang berkaitan kondisi tubuhnya. Apabila ada kondisi demam tinggi, batuk dan pneumoni secara klinis dan radiologis.

Setelah dirawat, pasien segera pergi ke fasyankes apabila sudah ada gejala pneumoni itu sudah menjadi kewajiban bagi rumah sakit dan Dinas Kesehatan untuk melakukan tindakan lanjutan.

"Kewaspadaan diperlukan apalgai,posisi Riau sebagai salah satu pintu masuk bagi Indonesia karena posisinya yang berada di perbatasan dengan negeri tentangga," katanya.

Dinas Kesehatan Riau juga telah bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) agar melakukan pengendalian, pengawasan, pencegahan terhadap penyakit Mers CoV. KKP sudah memiliki protap. Namun demikian, Dinas Provinsi Riau tahun 2014 melalui Kemenag bekerjasama mengundang travel agen yang terdaftar maupun tidak terdaftar di Kemenag untuk siap siaga kasus Mers Cov di Provinsi Riau.

Dinas Kesehatan Riau bekerjasama dengan KKP dalam menyiapkan peralatan termoscan milik KKP dan jika tidak tertangkap di termoscan maka bisa menggunakan alat KKP.

"Jika virus MERS terdekteksi maka masyarakat diimbau setelah 14 hari kembali dari ketepaparan dari daerah Jazirah Arab untuk mewaspadai gejala demam. Apabila ada demam tinggi kemudian ada kasus pneumoni itu diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemkes: Bayi 2 Tahun Pulang dari Korsel, Negatif MERS

Kemkes: Bayi 2 Tahun Pulang dari Korsel, Negatif MERS

Health | Rabu, 24 Juni 2015 | 13:39 WIB

MERS di Korsel Terparah di Luar Arab Saudi, Penderita Bertambah

MERS di Korsel Terparah di Luar Arab Saudi, Penderita Bertambah

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 07:32 WIB

Korsel Laporkan Tiga Kasus Baru MERS

Korsel Laporkan Tiga Kasus Baru MERS

Health | Minggu, 21 Juni 2015 | 14:28 WIB

Pasien Asal Cina di Surabaya Negatif MERS COV

Pasien Asal Cina di Surabaya Negatif MERS COV

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 12:33 WIB

Gawat, Virus MERS Sudah Masuk ke Asia Tenggara

Gawat, Virus MERS Sudah Masuk ke Asia Tenggara

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 05:59 WIB

Relakah Anda Tertular Virus MERS Demi Uang Rp40 Juta?

Relakah Anda Tertular Virus MERS Demi Uang Rp40 Juta?

News | Kamis, 18 Juni 2015 | 06:02 WIB

Korban Meninggal Akibat MERS di Korea Selatan Bertambah Jadi 20

Korban Meninggal Akibat MERS di Korea Selatan Bertambah Jadi 20

News | Rabu, 17 Juni 2015 | 14:19 WIB

Tiga Orang Lagi Meninggal Karena MERS  di Korsel

Tiga Orang Lagi Meninggal Karena MERS di Korsel

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 11:23 WIB

Antisipasi MERS, Bandara Hang Nadim Siapkan Pemindai

Antisipasi MERS, Bandara Hang Nadim Siapkan Pemindai

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 03:39 WIB

Warganya Terinfeksi MERS, Filipina Peringatkan Pekerja Kesehatan

Warganya Terinfeksi MERS, Filipina Peringatkan Pekerja Kesehatan

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 08:06 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×