Sering Terjadi, Penyebab 'Gempa Desa' di Madiun Diselidiki

Esti Utami Suara.Com
Jum'at, 26 Juni 2015 | 23:57 WIB
Sering Terjadi, Penyebab 'Gempa Desa' di Madiun Diselidiki
Ilustrasi gempa (shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melaporkan gempa skala kecil di Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kamis (25/6/2015) ke Pemerintah Provinsi Jatim melalui Dinas Energi Sumber Daya Alam dan Mineral (ESDM) untuk ditindaklanjuti karena dampaknya cukup parah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Edi Harianto, Jumat, mengatakan, berdasarkan penuturan para warga Klangon, wilayah setempat sudah sering kali dilanda 'gempa desa' atau skala kecil. Selama tiga bulan terakhir sudah terjadi delapan kali gempa, namun dampak yang terakhir cukup parah.

"Kami meminta agar dilakukan penelitian apa pemicu gempa kecil yang berkali-kali itu. Apakah karena faktor alam atau lainnya. Kondisi ini sudah membuat resah warga," ujar Edy Hariyanto.

Menurut dia, gempa yang terjadi pada Kamis merupakan gempa yang terparah yang terjadi di wilayah setempat. Gempa tersebut telah menjatuhkan genting-genting atap rumah, meretakkan dinding, memecahkan lantai rumah, serta membuat jalan desa retak.

Hingga kini penyebab gempa berkekuatan 4,2 SR tersebut, belum diketahui. Pihak Pemkab Madiun juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mengetahui asal gempa tersebut.

Seperti diketahui, sesuai data BMKG, telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 4,2 Skala Ritcher (SR) pada Kamis pukul 10:35 WIB di titik 7,73 LS, 111,69 LS dengan kedalaman 10 Kilometer (12 KM Tengggara Kabupaten Madiun).

Gempa tersebut juga dirasakan warga di sebagian wilayah Kabupaten Nganjuk yang berbatasan dengan Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Akibat gempa tersebut, sebanyak 57 rumah warga desa setempat mengalami kerusakan baik sedang maupun ringan. Pihak BPBD Kabupaten Madiun mengimbau warga untuk mewaspadai gempa susulan yang mungkin terjadi di wilayah lereng Gunung Wilis tersebut.

"Sampai sekarang kami terus memantau kondisi lokasi bersama pihak terkait seperti Polres Madiun, Kodim Madiun, dan lainnya," kata Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Madiun, Edi Harianto.

Ia juga meminta warga yang rumahnya dalam kondisi bahaya, agar tidak dihuni atau dikosongkan dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Untuk berjaga-jaga, pihaknya juga telah mempersiapkan dapur umum jika sewaktu-waktu dibutuhkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI