Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian memerintahkan anggotanya untuk menindaktegas konvoi kendaraan untuk kegiatan sahur keliling atau dikenal sebagai sahur on the road yang kerab diwarnai aksi tawuran dan kebut-kebutan.
"Saya sudah perintahkan pada seluruh Kapolres dan Polda nanti juga akan bergerak. Kita akan lakukan razia skala besar iring-iringan, arak-arakan yang kita anggap potensial mengganggu seperti tadi tidak pakai helm, naik di atas kap kendaraan, yang potensial ada tanda-tanda mabuk, pasti akan kita hentikan setelah itu kita berikan tindakan hukum," kata Tito ketika bertemu Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Amirsyah Tambunan di Polda Metro Jaya, Selasa (7/7/2015).
Tito mengatakan anggotanya tidak akan pandang bulu dalam menindak pelanggar ketertiban umum.
"Yang melanggar lalu lintas kita tilang, yang nggak bawa surat mobil atau motornya akan kita tahan kemudian yang ada membawa senjata tajam akan kita tahan kemudian yang menggunakan mabuk-mabuk, minuman keras apalagi obat obatan akan kita terapkan UU nya," kata Tito.
Tito mengatakan selama beberapa pekan terakhir petugas menangkap beberapa orang yang terlibat tawuran saat sahur keliling.
"Yang tawuran juga akan kita tangkap, Itu terjadi 2-3 hari lalu di Mampang. Diamankan ternyata ada beberapa orang yang mabuk, ada yang bawa minuman keras. Bahkan ada yang membawa senjata tajam," katanya.
Tito meminta para remaja kalau menggelar sahur keliling jangan sampai mengganggu ketertiban umum.
"Sebaiknya sahur dilakukan dengan tata cara yang betul betul islami di bulan suci ini," katanya.
Tito juga meminta bantuan orangtua untuk mengawasi anak-anaknya agar jangan terlibat tawuran dan ugal-ugalan saat mengendarai kendaraan di jalan raya.