Audit BPK: Pilkada Belum Siap, DPR Akan Rapat Dengan Presiden

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 13 Juli 2015 | 18:50 WIB
Audit BPK: Pilkada Belum Siap, DPR Akan Rapat Dengan Presiden
Pencoblosan surat suara. (Suara.com/ Adrian Mahakam)

Suara.com - Badan Pemeriksa Keuangan mengaudit persiapan pilkada serentak 9 Desember 2015 yang dilakukan KPU atas permintaan DPR. BPK menyimpulkan ketersediaan anggaran dan sumber daya manusia, termasuk kelembagaan dan infrastruktur, belum mendukung seluruh penyelenggaraan pemilu.

"Ketersediaan anggaran belum diyakini dapat mendukung seluruh penyelenggaraan pilkada serentak serta ketersediaan sumber daya manusia termasuk kelembagaan atau infrastruktur belum diyakini dapat mendukung seluruh penyelenggaraan pilkada serentak," kata anggota I BPK Agung Firman Sampurna dalam rapat dengan DPR, Senin (13/7/2015).

Audit dimulai sejak 8 Juni 2015 dan berakhir hari ini, Senin (13/7/2015). Kesimpulan BPK ada 10 poin:

1. Penyediaan anggaran pilkada belum sesuai ketentuan
2. NPHD pilkada di beberapa daerah belum ditetapkan dan belum sepenuhnya sesuai ketentuan
3. Rencana penggunaan anggaran hibah pilkada belum sesuai ketentuan
4. Rekening hibah pilkada serentak 2015 pada KPU Provinsi/Kabupaten/Kota dan Bawaslu Provinsi/Panwaslu Kabupaten/Kota belum sesuai ketentuan
5. Perhitungan biaya pengamanan pilkada serentak belum dapat diyakini kebenarannya
6. Bendahara PPK, pejabat pengadaan/Pokja ULP, dan PPHP pada Sekretariat KPU Provinsi/Kabupaten/Kota, Bawaslu Provinsi dan Panwaslu Kabupaten/Kota untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak sebagian besar belum bersertifikat dan belum ditetapkan dengan surat keputusan
7. Kesiapan pedoman pertanggungjawaban dan pelaporan penggunaan dana hibah belum memadai
8. Mahkamah Konstitusi belum menetapkan prosedur operasional standar sebagai acuan dalam penyelesaian perselisihan hasil pilkada serentak 2015
9. Tahapan persiapan pilkada serentak belum sesuai dengan jadwal dalam peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2015
10. Pembentukan panitia ad hoc tidak sesuai ketentuan

Ketua DPR Setya Novanto menerangkan hasil audit BPK akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo. Dalam waktu dekat, pimpinan dewan akan melakukan rapat konsultasi mengenai hal ini.

"Ini persoalan serius. Saya usulkan kepada pemerintah untuk rapat konsultasi presiden dan pimpinan DPR dan unsur penyelenggara pemilu," kata Setya.

Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarul Zaman mengatakan dengan adanya hasil audit, rapat konsultasi akan menentukan kebijakan selanjutnya. Secara anggaran, Rambe mengatakan hal ini belum dipenuhi semua.

"KPU, Panwaslu-nya ngutang dulu kalau dia nggak ada dananya," kata Rambe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Audit KPU Bukan untuk Hambat Pilkada, Tapi Jadi Cambuk

Audit KPU Bukan untuk Hambat Pilkada, Tapi Jadi Cambuk

News | Senin, 13 Juli 2015 | 13:28 WIB

Putusan PTUN, PPP Kubu Romi Klaim Berhak Ikut Pilkada

Putusan PTUN, PPP Kubu Romi Klaim Berhak Ikut Pilkada

News | Minggu, 12 Juli 2015 | 17:42 WIB

KPU: Pendaftaran Pilkada Serentak Kemungkinan Diperpanjang

KPU: Pendaftaran Pilkada Serentak Kemungkinan Diperpanjang

News | Sabtu, 11 Juli 2015 | 00:43 WIB

Kalau Potensi Rusuh, Pilkada Serentak Bisa Diundur

Kalau Potensi Rusuh, Pilkada Serentak Bisa Diundur

News | Senin, 06 Juli 2015 | 19:52 WIB

MK Usul Penyelesaian Sengketa Pilkada Diperpanjang

MK Usul Penyelesaian Sengketa Pilkada Diperpanjang

News | Senin, 06 Juli 2015 | 19:31 WIB

Terkini

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:53 WIB

Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!

Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:52 WIB

'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur

'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:36 WIB

Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko

Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:33 WIB

Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh

Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:30 WIB

Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor

Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:25 WIB

Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?

Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:07 WIB

Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas

Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:58 WIB

Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027

Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:58 WIB

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:36 WIB