Ketika Masyarakat Indonesia Tak Rela Tempe Diklaim Negara Lain

Ruben Setiawan

Sabtu, 18 Juli 2015 | 11:18 WIB
Ketika Masyarakat Indonesia Tak Rela Tempe Diklaim Negara Lain
Ilustrasi tempe. (suara.com)

Suara.com - Petisi untuk memasukkan tempe sebagai warisan budaya Indonesia yang dimulai Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia di situs change.org telah mendapat dukungan 14.000 orang lebih.

Pada Sabtu pukul 09.30 WIB, pendukung yang telah menandatangani petisi itu telah mencapai 14.184 orang dan terus bertambah. Petisi tersebut ditujukan kepada Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

"Saya tidak ingin tempe diklaim sebagai makanan asli negara lain," tulis Maulana Ashari, salah satu penanda tangan terkait alasannya mendukung petisi tersebut seperti dikutip Antara.

Dalam petisi tersebut, Pergizi Pangan menyatakan tempe merupakan produk fermentasi kacang kedelai oleh kapang Rhizopus oligosporus. Tempe dibuat dengan proses yang unik, ditemukan beberapa abad lalu oleh nenek moyang Indonesia.

Tempe sudah sangat dikenal oleh banyak penduduk di beberapa negara. Bukti sejarah menunjukkan tempe dengan bahan dasar kedelai merupakan produk fermentasi yang pertama kali dibuat oleh masyarakat Jawa Tengah dan sudah biasa dikonsumsi sejak tahun 1700-an.

Di Indonesia, tempe telah diterima sebagai salah satu pangan sehat dan bergizi tinggi. Namun, Pergizi Pangan menilai tempe masih dianggap sebagai pangan kelas sosial ekonomi rendah.

"Hal ini menjadi salah satu alasan tempe masih kurang mendapat perhatian mendalam dari pemerintah, para pengambil kebijakan dan swasta sehingga perkembangan tempe di Indonesia relatif lamban," bunyi petisi itu.

Terinspirasi dari pengakuan UNESCO terhadap Batik dalam daftar "Intangible Cultural Heritage of Humanity", Pergizi Pangan menilai tempe memiliki potensi yang besar untuk tercantum dalam daftar tersebut.

Bagi masyarakat Indonesia, tempe bukan sekadar makanan, tetapi memiliki nilai budaya, sejarah dan ekonomi bangsa. Karena keunikannya, maka tempe layak untuk menjadi simbol budaya Indonesia.

Dengan tercantum dalam daftar 'Intangible Cultural Heritage of Humanity', maka status tempe akan meningkat baik bagi masyarakat Indonesia maupun dunia.

"Hal tersebut juga dapat memperbaiki status tempe yang selama ini dikenal sebagai pangan masyarakat miskin sehingga dapat dikonsumsi dengan bangga oleh semua kalangan," demikian petisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Fakta Kacang Benguk, Kenapa Tak Sepopuler Kedelai untuk Bikin Tempe?

5 Fakta Kacang Benguk, Kenapa Tak Sepopuler Kedelai untuk Bikin Tempe?

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 15:20 WIB

Kemendiktisaintek: Ragi Tempe Jadi Bukti Sains Bisa Hadir Menjawab Kegelisahan Perajin

Kemendiktisaintek: Ragi Tempe Jadi Bukti Sains Bisa Hadir Menjawab Kegelisahan Perajin

News | Jum'at, 04 September 2026 | 11:32 WIB

Sambal Tumpang: Eksekusi Yin dan Yang dalam Proses Mengolah Tempe Bosoknya

Sambal Tumpang: Eksekusi Yin dan Yang dalam Proses Mengolah Tempe Bosoknya

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:40 WIB

Jangan Dibuang! Ternyata Tempe "Bosok" adalah Rahasia Kelezatan Masakan Jawa

Jangan Dibuang! Ternyata Tempe "Bosok" adalah Rahasia Kelezatan Masakan Jawa

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:09 WIB

Angin Segar bagi Perajin Tahu Tempe, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000/Kg

Angin Segar bagi Perajin Tahu Tempe, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000/Kg

Foto | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:20 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:44 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Titah Sultan HB IX untuk Mbah Carik, Terbukti Jadi Rezeki Anak Cucu

Titah Sultan HB IX untuk Mbah Carik, Terbukti Jadi Rezeki Anak Cucu

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:26 WIB

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×