Ledakan Bom Ikan di Makassar, Ada Kaitan dengan Kunjungan Jokowi?

Ruben Setiawan

Selasa, 04 Agustus 2015 | 02:45 WIB
Ledakan Bom Ikan di Makassar, Ada Kaitan dengan Kunjungan Jokowi?
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Irjen Pol Anton Setiadji menegaskan ledakan yang terjadi di Komplek Pattene Permai, Makassar itu tidak terkait dengan kedatangan Presiden Joko Widodo.

"Ledakan itu tidak ada kaitannya sama kedatangan Pak Presiden, ini adalah insiden dari ulah warga yang sedang membuat bom ikan," kata Kapolda Anton Setiadji kepada Antara usai memantau langsung lokasi kejadian di Makassar, Senin.

Kapolda mengatakan, ledakan di Blok C3/11 itu murni adalah kelalaian dari warga yang sedang nengontrak rumah tersebut. Warga Hj Ramlah (48) itu menjadi korban setelah ledakan.

Dalam rumah itu, selain dirinya juga ada warga lainnya Sania (35) yang menjadi tukang pijitnya. Keduanya ditemukan meninggal dunia setelah ledakan yang menghancurkan dua rumah tersebut.

Kapolda mengaku ledakan itu masuk dalam kategori low explosive atau dengan daya ledak rendah. Para bawahannya yang telah bekerja selama berjan-jam dan mengumpulkan banyak informasi menegaskan jika kejadiannya tidak terkait kedatangan presiden.

"Jadi sekali lagi saya tegaskan, ini tidak ada kaitannya sama pak presiden dan tidak ada terorisme di sekitaran sini di Kelurahan Sudiang ataupun desa tetangganya Desa Pattene Kabupaten Maros," jelasnya.

Perwira tinggi itu usai memantau langsung lokasi kejadian kemudian bergegas ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk melihat langsung kondisi dua korban yang terkena ledakan bom berkekuatan daya ledak kecil itu.

Selain mengunjungi dua lokasi berbeda itu, Tim Indonesia Automatic Finger System (Inafis) Mabes Polri juga mengamankan sekitar 20 lebih detonator di lokasi ledakan terjadi. Kapolda bersama wakilnya Brigjen Pol lke Edwin juga sudah melihat detonator itu sebelum diamankan di Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Makassar.

Dalam insiden itu, dua rumah lainnya mengalami rusak berat bahkan rubuh akibat besarnya daya ledak bubuk amonium nitrat yang biasa digunakan para oknum nelayan dalam mengebom ikan.

Terdapat delapan rumah yang ada di samping kiri dan kanannya serta di depannya itu terkena dampak ledakan. Sejumlah pemilik rumah tetangga itu juga menjadi korban, seperti yang dialami Fauzan (26) yang terkena serpihan batu pada kakinya.

Di hari yang sama, Presiden Joko Widodo menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di desa Pattene, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.

Lokasi penyerahan sejumlah kartu sakti Presiden Jokowi ini tidak jauh dari lokasi kejadian, meskipun tidak dalam satu kota karena keduanya lokasi berbatasan antara Makassar-Maros.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bupati Purwakarta Minta Proyek Data Center AI BDx Lengkapi Amdal dan PBG

Bupati Purwakarta Minta Proyek Data Center AI BDx Lengkapi Amdal dan PBG

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:09 WIB

7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh

7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Comeback Epik F1 Sepang 2026: Dikepung Kabut Asap Karhutla hingga Ancaman Cuaca Ekstrem

Comeback Epik F1 Sepang 2026: Dikepung Kabut Asap Karhutla hingga Ancaman Cuaca Ekstrem

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!

Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Mutasi Besar-besaran Pasca Jenderal Suyudi Jadi Kapolri, Kapolda Riau Diganti

Mutasi Besar-besaran Pasca Jenderal Suyudi Jadi Kapolri, Kapolda Riau Diganti

Riau | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Survei: 73,8 Persen Ojol Gabung Karena Tidak Punya Pilihan Lain

Survei: 73,8 Persen Ojol Gabung Karena Tidak Punya Pilihan Lain

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

×