Agar Efektif, Menteri Perlu Taruh Formula Kerja di 'Dashboard'

Arsito Hidayatullah, Nikolaus Tolen

Sabtu, 08 Agustus 2015 | 22:44 WIB
Agar Efektif, Menteri Perlu Taruh Formula Kerja di 'Dashboard'
Jokowi Pimpin Sidang Kabinet Paripurna

Suara.com - Eks Koordinator Pokja Tim Transisi, Arif Satria, mengakui bahwa  kinerja para Menteri pada Kabinet Kerja memang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia. Hal itu disebabkan para menteri tidam memiliki  rumusan yang jelas atau target yang harus dicapai. Karena itu, dia menyarankan agar setiap menteri harus memiliki daskboard tempat dimana segala firmulasi atau target yang dicapai tersebut diletakan.

"Sama seperti mobil yang memiliki daskboard, sehingga kita tidak perlu membuka tangki untuk mengecek bensin, begitu juga dengan melihat spidometer. Kita cukup melihat di daskboard saja. Itu lebih efektif," kata Arif di Gado-Gado Boplo Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/8/2015).

Menurutnya, para menteri pada zaman orde baru dinilai sangat berhasil bila dibandingkan dengan Menteri saat ini. Namun, kata dia hal tersebut karena adanya perbedaan situasi saat itu dengan saat ini, dimana pada zaman Soeharto tersebut, persoalan politik tidak seperti saat ini yang begitu kacau. Karenanya para Menteri hanya konsen bekerja untuk memulihkan perekonomian bangsa. Lain halnya,disaat yang penuh dengan nilai demokratis saat ini. Karena itu, dia berharap agar Menteri yang bekerja pada kabinet Kerja tidak hanya memiliki kapasitas teknokratik tetapi juga kapasitas politik.

"Situasi sekarang ini sudah berubah, begitu demokratis, karena itu, tidak hanya bertumpu pada presiden, Para Menteri harus memounyai kemampuan politik dan teknokratik,"kata Pria yang juga sebagai Ketua Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia dari Universitas Pertanian Bogor, Jawa Barat tersebut.

Dia pun berharap, apabila perombakan dalam kabinet Kerja rerjadi, Presiden harus memperhatikan hal tersebut, agar kondisi bangsa kembali stabil.

"Memang dua kapsitas itu yang harus duperhatikan Presiden untuk memilih pembantunya, jika benar-benar terjadi reshuffle tersebut," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertumbuhan Ekonomi 4,7 Persen, Sudah Saatnya Rombak Kabinet

Pertumbuhan Ekonomi 4,7 Persen, Sudah Saatnya Rombak Kabinet

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 18:44 WIB

Ini Menteri -Menteri yang Diusulkan 'Reshuffle'

Ini Menteri -Menteri yang Diusulkan 'Reshuffle'

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 23:58 WIB

Ketua DPR: Ada Menteri  Pencitraannya Baik Tapi Kinerjanya Kurang

Ketua DPR: Ada Menteri Pencitraannya Baik Tapi Kinerjanya Kurang

News | Senin, 27 Juli 2015 | 13:48 WIB

Surya Paloh Persilakan Jokowi Ganti Menteri Nasdem

Surya Paloh Persilakan Jokowi Ganti Menteri Nasdem

News | Minggu, 26 Juli 2015 | 00:02 WIB

Terkini

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:25 WIB

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB