Gelombang Panas Landa Sebagian Eropa

Ririn Indriani

Senin, 10 Agustus 2015 | 07:21 WIB
Gelombang Panas Landa Sebagian Eropa
Ilustrasi kebakaran hutan. (Shutterstock)

Suara.com - Gelombang panas merajalela di beberapa negara Eropa baru-baru ini, dan kebakaran hutan lain telah dilaporkan.

Dalam perkembangan paling akhir, Pemerintah Spanyol pada Minggu(9/8/2015) mengumumkan "sedikit peningkatan" saat mereka memasuki hari keempat perang mereka untuk memadamkan kebakaran hutan di Perbukitan Sierra de Gata di Spanyol Barat-daya.

Kebakaran hutan tersebut, yang terjadi di Wilayah Extremadura, telah melahap sebanyak 6.500 hektare lahan dan mengakibatkan 1.400 orang diungsikan dari Kota Kecil Acedo dan Perales del Puerto pada Jumat dini hari (7/8/2015).

Tiga hari pertama si jago merah telah menyebar luas. Angin yang berubah menimbulkan kondisi sulit buat ratusan petugas pemadam yang datang dari Extremadura, dan wilayah lain Spanyol, seperti Andalusia, Castilla-Leon, dan bahkan Portugal --yang bertetangga.

Angin kencang itu mereda pada Sabtu (8/8/2015), sehingga petugas pemadam bisa bekerja "tanpa berhenti" untuk menciptakan penghalang api dan mengendalinkan di jago merah.

Pekerjaan yang dilakukan oleh sebanyak 300 petugas pemadam berarti bahwa semua jalan di wilayah tersebut kini dibuka, meskipun warga dari Hoyos, Kota Kecil ketiga, masih belum bisa pulang ke rumah mereka, kata Xinhua. Sementara itu, Palang Merah terus melancarkan operasi untuk mengurus sebanyak 2.000 orang yang mungkin jadi pengungsi.

Penyelidikan dilanjutkan mengenai bagaimana api menyala.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Pertanian Spanyol pada Jumat mengkonfirmasi tujuh bulan pertama 2015 telah menyaksikan 52.227 hektare lahan musnah dilalap si jago merah; lebih dua kali lipat dari 20.947 hektare lahan yang terbakar pada 2013 dan jauh di antara angka 37.584 hektare lahan yang jadi korban pada tahun lalu.

Badan Meteorologi Spanyol (AEMET) pada Kamis mengkonfirmasi bahwa Spanyol mengalami Juli paling panas sejak pencatatan mulai menggunakan sistem saat ini pada 1980.

Sementara itu, kode peringatan Merah dikeluarkan pada Ahad di Bulgaria mengenai bahaya akibat kebakaran hutan, kata Institut Meteorologi dan Hidrologi Nasional di negeri tersebut di bawah Akademi Sains Bulgaria.

Institut Meteorologi dan Hidrologi Nasional memperingatkan warga agar berhati-hati dan siap bertindak jika api menyebar dengan cepat.

Sementara itu Wakil Menteri Pertanian dan Pangan Bulgaria Georgi Kostov pada Sabtu mengatakan langkah pencegahan terhadap kebakaran hutan mesti dilakukan oleh kementerian itu dan Lembaga Eksekutif Kehutanan.

Kebakaran hutan baru-baru ini juga telah membuat warga menyelamatkan diri di Eropa Tengah --seperti Slowakia dan Austria.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelombang Panas Tewaskan 400 Orang, Akankah Hujan Menolong?

Gelombang Panas Tewaskan 400 Orang, Akankah Hujan Menolong?

News | Selasa, 23 Juni 2015 | 15:52 WIB

Terkini

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 20:06 WIB

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:56 WIB

×