400 Ribu Polisi Jaga Ketat 32 Daerah Rawan Konflik Saat Pilkada

Ardi Mandiri, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 11 Agustus 2015 | 11:16 WIB
400 Ribu Polisi Jaga Ketat 32 Daerah Rawan Konflik Saat Pilkada
Simulasi pengamanan pilkada. (Suara.com/ Agung Sandy)
Pilkada Serentak, Polri Siap Antisipasi 32 Daerah yang Berpotensi Rawan Konflik
 
Kepolisian Republik Indonesia bakal menjaga ketat 32 daerah yang berpotensi rawan konflik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang digelar pada 9 Desember 2015 mendatang.
 
Hari ini, Selasa (12/8/2015), ratusan aparat kepolisian menggelar simulasi pengamanan Pilkada di Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. 
 
"Arahan dari Kapolri 32 daerah yang dinilai rawan. Seperti Makasar, Papua, Maluku, Lampung, Pekanbaru, Sumsel, Sumut (Nias dan Tanah Karo). Antisipasi sudah disiapkan. Brimob Mabes disiapkan," kata Kasubdit Dalmas Dit Sabhara Barhakam Polri Kombes Pol Ricky F Wakanno di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/8/2015). 
 
Menurutnya, nantinya 400 ribu personel bakal diterjunkan untuk mengamankan jalannya Pilkada di seluruh daerah di Indonesia.
 
"Personel tergantung wilayah. Fokus disiapkan dengan penebalan rayonisasi. Makassar dicover Sulteng Sulbar," katanya.
 
Pengamanan tersebut, kata dia dimulai dari masa pendaftaran calon, kampanye, masa tenang hingga penetapan dan pelantikan Kepala Daerah. 
 
Adapun simulasi pengamanan Pilkada ini akan digelar dari tanggal 11 hingga 13 Agustus 2015.  Puncak simulasi akan dihadiri Kapolri Jendral Badrodin Haiti. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:01 WIB

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:22 WIB

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:19 WIB

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:18 WIB

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:10 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:59 WIB

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:57 WIB