Juru Kunci: Pendaki Merapi Wajib Jaga Etika

Ardi Mandiri

Kamis, 21 Mei 2015 | 06:58 WIB
Juru Kunci: Pendaki Merapi Wajib Jaga Etika
Gunung-Merapi-030514-HAok

Suara.com - Juru kunci Gunung Merapi Mas Kliwon Suraksohargo mengharapkan agar masyarakat yang melakukan pendakian bisa menjaga etika dan lebih waspada terhadap kondisi alam.

"Pendaki harus berhati-hati, sebab naik gunung itu banyak risikonya. Orang naik gunung juga ada etika yang harus dijalankan," katanya, Rabu.

Menurut dia, etika tersebut di antaranya, seperti selalu menjaga kewaspadaannya. Banyaknya batu yang tidak kuat jika diinjak, akan membuatnya tergelincir dan jatuh.

"Kalau tidak waspada bisa jatuh terperosok, baik itu ke kawah atau lereng yang curam," katanya.

Ia mengatakan selain itu antarteman-teman juga harus saling menjaga dan tidak bercanda yang dapat berakibat fatal.

"Untuk keselamatan, baik ketika berangkat maupun pulang harus saling menjaga teman-teman yang lain, untuk keselamatan dan jangan 'gojek' (bercanda) yang berbahaya," katanya.

Mas Kliwon juga menyayangkan adanya kejadian jatuhnya seorang pendaki Erri Yunanto (21) warga asal Dusun Biru Tengah Rt 03/30, Trianggo, Gamping, Sleman ke dalam kawah Merapi pada Sabtu (16/5) lalu.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi pada Selasa (19/5) kemarin oleh tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Setelah berhasil dievakuasi, korban yang ditemukan sudah dalam keadaan meninggal tersebut langsung dibawa pulang ke rumah duka. Disemayamkan sebentar untuk dishalatkan, kemudian langsung dikebumikan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha (TU) Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Tri Atmojo mengatakan pihaknya selama ini sudah memberikan aturan larangan kepada para pendaki agar tidak sampai ke puncak.

"Aturan sudah jelas, hanya diperbolehkan sampai Pasar Bubrah saja," katanya.

Menurut dia, para pendaki memang masih banyak yang melanggar aturan ini. Dan aturan yang telah ditetapkannya pun tak terlalu efektif. Karena ketika di Pasa Bubrah, sangat sulit mengawasi satu per satu pendaki.

"Lokasi di Pasar Bubrah tersebut membuat para pendaki leluasa untuk pergi. Termasuk ke puncak, yang bisa ditempuh dalam waktu satu jam saja, perjalanan. Tidak mungkin, di hari-hari biasa kami mengawasi satu per satu pendaki. Memang selalu ada petugas yang melakukan pemantauan," katanya.

Ia mengatakan dengan tidak efektifnya aturan itu, dan sudah ada satu korban jiwa masuk ke dalam kawah Merapi, menjadi babak baru. Pihaknya akan melakukan pendekatan kepada Keraton Yogyakarta atau juru kunci Merapi, untuk mengeluarkan aturan yang bersifat kultural.

"Ini bisa dibilang babak baru. Upaya kami selanjutnya akan menjalin komunikasi ke Keraton (Yogyakarta) atau juga juru kunci, Mas Asih," katanya. (Antara)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Ini Buku-buku yang Dibaca Osama bin Laden dalam Persembunyian

Kisah 1 Juta 'Suku Tikus' di Beijing

Inikah Penampakan Wajah Asli Shakespeare?

Dilaporkan Istri Kasus KDRT, Krisna Mukti: Salah Alamat

Sibad Nyaris Tergiur Kencani Lelaki Hidung Belang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jenazah Eri Yunanto Dimakamkan Selasa Malam

Jenazah Eri Yunanto Dimakamkan Selasa Malam

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 23:13 WIB

Cuaca Tak Mendukung, Evakuasi Eri Dari Kawah Merapi Dihentikan

Cuaca Tak Mendukung, Evakuasi Eri Dari Kawah Merapi Dihentikan

News | Senin, 18 Mei 2015 | 20:52 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Nike Air Jordan Ori dan KW untuk Dapatkan Sepatu Asli

7 Cara Membedakan Nike Air Jordan Ori dan KW untuk Dapatkan Sepatu Asli

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:27 WIB

DKI Siapkan LPDP untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kuliah ke Luar Negeri Mulai 2027

DKI Siapkan LPDP untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kuliah ke Luar Negeri Mulai 2027

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Review Film Colony: Teror Zombi Cerdas dengan Naluri Koloni Semut

Review Film Colony: Teror Zombi Cerdas dengan Naluri Koloni Semut

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:20 WIB

YLKI Ingatkan Aplikasi Ojol Tak Pindahkan Beban Biaya Platform ke Konsumen

YLKI Ingatkan Aplikasi Ojol Tak Pindahkan Beban Biaya Platform ke Konsumen

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Honda Siapkan Sederet Mobil Hybrid Baru Lawan Toyota: Ada CR-V

Honda Siapkan Sederet Mobil Hybrid Baru Lawan Toyota: Ada CR-V

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Sharp Dorong Teknologi Berkelanjutan, Ajak Anak Muda Lebih Bijak Gunakan Produk Elektronik

Sharp Dorong Teknologi Berkelanjutan, Ajak Anak Muda Lebih Bijak Gunakan Produk Elektronik

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Terbukti Pungli dan Tipu Jemaah Badal Haji, Izin KBIHU Al-Fatah Dicabut!

Terbukti Pungli dan Tipu Jemaah Badal Haji, Izin KBIHU Al-Fatah Dicabut!

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Pembukaan Bulan Bakti Karang Taruna, Wamensos Ajak Sukseskan Perlinsos

Pembukaan Bulan Bakti Karang Taruna, Wamensos Ajak Sukseskan Perlinsos

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Canggih Bisa Ngecas Sambil Jalan! Honda Kenalkan Teknologi Wireless Charging pada Mobil Listrik

Canggih Bisa Ngecas Sambil Jalan! Honda Kenalkan Teknologi Wireless Charging pada Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Tepis Isu Liar, BGN Pastikan TKP Mayat Diborgol di Kendal Bukan Gedung SPPG

Tepis Isu Liar, BGN Pastikan TKP Mayat Diborgol di Kendal Bukan Gedung SPPG

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:56 WIB

×