Garuda Batalkan Penerbangan Rute Surabaya-Jember

Siswanto

Selasa, 11 Agustus 2015 | 16:41 WIB
Garuda Batalkan Penerbangan Rute Surabaya-Jember
Garuda Indonesia [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Manajemen maskapai Garuda Indonesia membatalkan penerbangan rute Surabaya-Jember (pulang pergi) di Bandara Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (11/8/2015), meskipun bandara setempat dibuka.

"Hari ini Garuda tidak terbang karena alasan operasional dari pihak manajemen pusat dan pembatalan (cancel) penerbangan itu sudah disampaikan kepada penumpang," kata General Manajer Garuda Indonesia Area Jember, Syamsul Adnan.

Adnan enggan menjelaskan secara rinci alasan operasional yang mengakibatkan pesawat jenis ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang itu tidak terbang dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara Notohadinegoro Jember atau sebaliknya.

"Kami mohon maaf tidak bisa menyampaikan secara detail kepada media alasan pembatalan itu, namun secara umum Garuda tidak terbang karena alasan operasional," tuturnya.

Menurutnya, aktivitas Gunung Raung yang masih fluktuatif tersebut terkadang membuat jadwal penerbangan Garuda tidak pasti, sehingga pihaknya juga harus menunggu instruksi dari pihak manajemen Garuda pusat.

"Kami pernah mendapatkan Notam yang menyatakan penerbangan ditutup hingga malam hari dan akan dibuka pada keesokan harinya, namun tiba-tiba arah abu vulkanis mengarah ke Jember, sehingga penutupan di Bandara Notohadinegoro diperpanjang," paparnya.

Erupsi Gunung Raung (3.332 mdpl) yang menyemburkan abu vulkanis mengganggu sejumlah rute penerbangan dan menyebabkan kekacauan jadwal penerbangan di sejumlah daerah termasuk di Bandara Notohadinegoro Jember.

"Pembatalan atau keberangkatan pesawat pada jadwal penerbangan harus disampaikan kepada penumpang sehari sebelumnya, sehingga kami tidak bisa menyampaikan secara mendadak," katanya.

Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis Bandara Notohadinegoro Jember, Edi Purnomo, mengatakan Bandara Notohadinegoro dibuka untuk aktivitas penerbangan, namun maskapai Garuda Indonesia tidak terbang karena alasan teknis.

"Bandara hari ini masih dibuka dan tidak ditutup akibat abu vulkanis Raung, namun tidak ada aktivitas penerbangan karena pihak maskapai Garuda membatalkan jadwal penerbangan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perluas Pangsa Pasar, Garuda Indonesia Gandeng Standard Chartered

Perluas Pangsa Pasar, Garuda Indonesia Gandeng Standard Chartered

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2015 | 16:58 WIB

Penerbangan Garuda Masih Terdampak Abu Gunung Raung

Penerbangan Garuda Masih Terdampak Abu Gunung Raung

News | Jum'at, 17 Juli 2015 | 15:23 WIB

Dirut Garuda Meminta Maaf atas Delay Penerbangan

Dirut Garuda Meminta Maaf atas Delay Penerbangan

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 00:12 WIB

Garuda Indonesia Akan Terbangkan Seluruh Penumpang Senin Pagi

Garuda Indonesia Akan Terbangkan Seluruh Penumpang Senin Pagi

News | Senin, 06 Juli 2015 | 00:58 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×