Temukan Pendaki yang Hilang, Jalur Pendakian Semeru Dibuka Lagi

Ririn Indriani

Jum'at, 14 Agustus 2015 | 12:33 WIB
Temukan Pendaki yang Hilang, Jalur Pendakian Semeru Dibuka Lagi
Gunung Semeru (shutterstock)

Suara.com -
"Hari ini Jalur pendakian Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut di perbatasan Kabupaten Lumajang-Malang, Jawa Timur, dibuka kembali, setelah tim SAR menemukan pendaki yang hilang.

"Hari ini jalur pendakian dibuka kembali dan silakan pendaki untuk mendaki Gunung Semeru dengan batas pendakian hingga Kalimati," kata Achmad Susdjoto, Kepala Bidang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Wilayah II, di Lumajang, Jumat (14/8/2015).

Jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut sempat ditutup sementara pada hari Kamis (13/8/2015), karena kegiatan SAR terbuka untuk pencarian pendaki yang hilang atas nama Daniel Saroha (31) warga Bogor.

"Pendaki yang hilang ditemukan selamat dan sudah dievakuasi tim SAR gabungan ke Ranupani sehingga jalur pendakian Semeru hari ini dibuka," tuturnya.

Sementara pendaki yang meninggal dunia atas nama Dania Agustina Rahman sudah dievakuasi dan dibawa pulang keluarganya ke Sukabumi, sedangkan pendaki terluka yang selamat M. Rendika asal Medan kini juga dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Achmad menegaskan pendaki yang melakukan pendakian ke Semeru harus mematuhi rekomendasi TNBTS untuk tidak naik ke puncak (Mahameru) dan batas pendakian hanya di Kalimati saja.

"Petugas akan mempertegas kembali untuk batas pendakian di Kalimati agar kejadian yang menimpa tiga pendaki sebelumnya tidak terulang kembali," katanya.

Informasi di lapangan, penutupan sehari jalur pendakian Gunung Semeru tersebut membuat puluhan pendaki tertahan dan harus menunggu di Pos Ranupani karena mereka tidak diizinkan melakukan pendakian selama kegiatan "Open SAR".

Bahkan, beberapa pendaki dari luar Jawa Timur terpaksa bermalam di Ranupani sambil menunggu dibuka kembali jalur pendakian gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut itu.

Saiful, pendaki dari Jakarta, mengaku bermalam di Ranupani selama dua hari bersama rekan-rekannya untuk menunggu dibukanya jalur pendakian Semeru.

"Saat kami sampai di Pos Ranupani, pendaki tidak diizinkan naik ke Semeru karena ada pendaki yang hilang. Kami datang jauh-jauh dari Jakarta, lebih baik menunggu sampai jalur dibuka lagi dan hari ini akhirnya dibuka," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teman Pendaki Gunung Semeru Penuhi Rumah Duka

Teman Pendaki Gunung Semeru Penuhi Rumah Duka

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 11:05 WIB

Jalur Pendakian Gunung Semeru Ditutup Sementara

Jalur Pendakian Gunung Semeru Ditutup Sementara

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 09:21 WIB

Hilang Sejak Kamis, Pendaki Semeru Ini Ditemukan di Dasar Jurang

Hilang Sejak Kamis, Pendaki Semeru Ini Ditemukan di Dasar Jurang

News | Senin, 06 Juli 2015 | 07:53 WIB

Jalur Pendakian Semeru Dibuka Kembali

Jalur Pendakian Semeru Dibuka Kembali

Lifestyle | Senin, 09 Juni 2014 | 12:49 WIB

Terkini

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:22 WIB

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:59 WIB

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:58 WIB

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:56 WIB

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB