Kesaksian Kopilot Trigana Air Soal Kondisi Penerbangan Papua

Pebriansyah Ariefana | Tri Setyo | Suara.com

Selasa, 18 Agustus 2015 | 06:20 WIB
Kesaksian Kopilot Trigana Air Soal Kondisi Penerbangan Papua
Kopilot Trigana Air, Elesta Apriliana. (suara.com/Tri Setyo)

Suara.com - Pesawat milik Trigana Air dengan rute penerbangan Sentani-Oksibil dipastikn jatuh, Senin (17/8/2015) kemarin setelah hilang kontak pada Minggu (16/8/2018). Untuk dunia penerbangan kondisi alam Papua tergolong berbahaya.

Hal itu diungkap seorang Kopilot Trigana Air Elesta Apriliana, Senin kemarin. Dia mengatakan kondisi cuaca di Sentani ke Oksibil tidak dapat diprediksi.

"Kalau medannya sendiri, yah Papua seperti itu. Memang geografisnya begitu, cuaca suka berubah. Tapi kita di bandara selalu dapat info perkembangan cuaca," kata Elesta di kantor Trigana Air, Jakarta.

Kopilot yang telah bekerja di Trigana Air selama 4 tahun itu juga mengatakan Papua daerah yang paling berat selama dia bertugas. Dia pernah terbang di langit Papua selama 6 bulan.

"Saya sekitar 6 bulan terbang di Papua. Sebelumnya, saya di rute Balikpapan - Samarinda, dan rute Sentani ini yang cukup berat buat saya," tambahnya.

Ia juga mengatakan sebenarnya sudah ada regulasi penerbangan pesawat yang ketat di Papua. Hal tersebut menurutnya, karena faktor cuaca.

"Memang cukup banyak delay di Papua. Di sana regulasinya sebenarnya sudah cukup ketat, di sana ada istilah 'no see no flight'. Karena seringnya kita terhalang kabut di sana," ujarnya.

Lebih jauh Elesta mengatakan, pesawat Trigana Air ATR 42 yang biasa ia terbangkan juga tidak memiliki kendala teknis. "Setahu saya, pesawat itu normal. Kemarin 12 Agustus saya terakhir terbang dengan pesawat itu juga nggak ada kendala apa-apa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Pegunungan Bintang Temukan Serpihan Pesawat Trigana Air

Polisi Pegunungan Bintang Temukan Serpihan Pesawat Trigana Air

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 20:26 WIB

Ini Harapan Kopilot Buat Para Penumpang Trigana Air

Ini Harapan Kopilot Buat Para Penumpang Trigana Air

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 20:08 WIB

Kopilot Cantik Ungkap Sosok Pilot Trigana Air

Kopilot Cantik Ungkap Sosok Pilot Trigana Air

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 18:58 WIB

Kronologis Penemuan Pesawat Trigana Air

Kronologis Penemuan Pesawat Trigana Air

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 18:53 WIB

Presiden Jokowi: Jangan Ada Spekulasi Penyebab Trigana Air Jatuh

Presiden Jokowi: Jangan Ada Spekulasi Penyebab Trigana Air Jatuh

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 18:33 WIB

Trigana Air Klaim Kerahkan Kemampuan Penuh

Trigana Air Klaim Kerahkan Kemampuan Penuh

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 18:20 WIB

Jokowi: Jarak ke Area Trigana Air Jatuh Tinggal 4 Kilometer Lagi

Jokowi: Jarak ke Area Trigana Air Jatuh Tinggal 4 Kilometer Lagi

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 18:18 WIB

Pesawat Trigana Air Ditemukan Telah Hancur

Pesawat Trigana Air Ditemukan Telah Hancur

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 17:41 WIB

Selama di Papua, Basarnas Belum Temukan Hewan Pemangsa Manusia

Selama di Papua, Basarnas Belum Temukan Hewan Pemangsa Manusia

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 17:32 WIB

Pencarian Trigana Air Lewat Udara Dihentikan Sementara

Pencarian Trigana Air Lewat Udara Dihentikan Sementara

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 17:05 WIB

Terkini

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB