BURT: Ruang Kerja Anggota DPR Cuma 27 Meter Persegi

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 24 Agustus 2015 | 13:08 WIB
BURT: Ruang Kerja Anggota DPR Cuma 27 Meter Persegi
Ilustrasi ruangan Fraksi Golkar di DPR dijaga polisi. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR Roem Kono menyatakan dari tujuh rencana proyek DPR, yang paling prioritas untuk dilaksanakan ialah pembangunan ruangan kantor anggota dewan.

"Ya betul (ruang kerja menjadi prioritas). Saya kira kebutuhan ruangan pasti. Karena ruangan sekarang tidak cukup. Ya harus membangun dong. Kalau tidak, gimana mau nambah ruangan?" kata Roem Kono di DPR, Senin (24/8/2015).

Dia menambahkan berdasarkan Peraturan Presiden, ruangan pejabat negara adalah 117 meter persegi. Saat ini, katanya, ruangan kerja anggota dewan hanya 27 meter persegi dan hal ini tidak memadai.

"117 meter persegi itu Peraturan Presiden lho, bukan kita yang bikin. Kita perlu tambahan (ruangan) supaya memadai dan bisa menerima aspirasi masyarakat sebaik-baiknya," kata dia.

Lalu, Roem Kono membandingkan ruangan anggota dewan dengan ruangan direktur jenderal di kementerian-kementerian, BPKMA, dan MK yang jauh lebih luas.

"Kita harus kaji dong secara teknis. Itu sudah benar pemerintah bilang (perlu kajian teknis). mana ada anggarannya tiba-tiba diminta, harus ada kajian teknisnya. Kajian teknis sudah jalan, itu domain kesekjenan, bukan dari kita," ujar politisi Golkar.

Dia berharap dalam satu atau dua bulan ke depan, Kesekretariatan Jenderal DPR dan Kementerian Pekerjaan Umum serta konsultan sudah bisa satu persepsi sehingga pembangunan ruang anggota dewan bisa segera dieksekusi.

"Insya Allah mudah-mudahan satu dua bulan selesai, dengan kesekjenan (DPR), Kementerian PU dan konsultan," kata dia.

Tujuh proyek DPR masih banyak yang memprotes karena dianggap tidak mendesak. Presiden Jokowi pada Jumat (14/8/2015) menolak menandatangani prasasti pencanangan penataan kawasan kompleks DPR. Kawasan DPR rencananya akan direnovasi berdasarkan tujuh proyek yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Apakah Tujuh Proyek DPR Mendesak?

Pengamat: Apakah Tujuh Proyek DPR Mendesak?

News | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 23:00 WIB

Fahri Hamzah: KPK Sebaiknya Disatukan dengan Ombudsman

Fahri Hamzah: KPK Sebaiknya Disatukan dengan Ombudsman

DPR | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 14:53 WIB

Fahri Hamzah: Dalam Demokrasi Seharusnya Tidak Ada Korupsi

Fahri Hamzah: Dalam Demokrasi Seharusnya Tidak Ada Korupsi

DPR | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 14:39 WIB

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah Terus Mengkritisi KPK

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah Terus Mengkritisi KPK

DPR | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 13:22 WIB

Terkini

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:19 WIB