Ahok Tawarkan Lahan Monas untuk Dibangun Stasiun Kereta Cepat

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 25 Agustus 2015 | 16:54 WIB
Ahok Tawarkan Lahan Monas untuk Dibangun Stasiun Kereta Cepat
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (Ahok). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menawarkan sebagian kawasan lapangan Monas untuk pembangunan kereta api cepat. Namun dia tidak mengetahui persis perkembangan proyek yang digarap pemerintah pusat itu.

"Saya nggak tahu (perkembangnya sudah sejauh mana). Kereta cepat itu urusan pemerintah pusat ya, kita nggak ikut campur," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Ahok menjelaskan, pihaknya sudah sempat memberikan usulan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno agar pembangunan stasiun dapat dibangun di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan atau dekat Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.

"Cuma waktu itu kita usul kepada pusat, kalau bisa ya pakai Manggarai sama Gambir. Kita juga mau kasih kan lahan yang di Monas," kata Ahok.

"Gambir ini kalau misalnya bisa masuk kereta cepat ke Bandung, dia juga kita tambahkan lahan untuk membuat kereta dalam kotanya, nah seperti itu. Minimal Gambir itu ada inter moda, antara yang dari luar kota dan dalam kota," Ahok menambahkan.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan sampai saat ini pemerintah pusat masih menginginkan agar stasiun kereta cepat dapat dibangun di kawasan Halim, Jakarta Timur.

"Waktu itu dia (pusat) usul di Halim, dari Menteri BUMN (Rini Soemarno). Kalau menurut saya Halim itu agak repot. Makanya kita sampaikan (Manggarai)," kata Ahok.

"Kalau Halim, kamu harus bangun intermoda-nya lagi. Tapi kalau di Manggarai kan sudah jadi nih. Ada bus, juga ada dilewatin KCJ, nah semua tumplek di Manggarai, lahannya luas," sambungnya.

Sejauh ini, Jepang dan Cina telah menyatakan minat berinvestasi membangun jaringan kereta cepat. Ahok juga menegaskan saat ini keduanya tengah bertanding menunjukan keunggulan dan kebolehannya agar pemerintah Indonesia menggunakan jasa mereka.

"Kalau ini sedang bertanding antara Cina dan Jepang, yang kereta api cepat," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lepas Kloter I Calon Jamaah Haji, Ahok Minta Doa untuk Jakarta

Lepas Kloter I Calon Jamaah Haji, Ahok Minta Doa untuk Jakarta

News | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 10:11 WIB

Terkini

3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth

3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth

News | Selasa, 14 April 2026 | 06:42 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB