Pascabom Kimia, Pejabat Cina Jadi Tersangka Korupsi

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 26 Agustus 2015 | 18:21 WIB
Pascabom Kimia, Pejabat Cina Jadi Tersangka Korupsi
Kondisi pelabuhan Tianjin pascaledakan hari Rabu (12/8). (Reuters/Jason Lee)

Suara.com - Seorang pejabat Cina dijadikan tersangka korupsi menyusul kasus ledakan bom di gudang kimia di Pelabuhan Tianjin awal bulan ini. Ledakan itu mewaskan lebih dari 100 orang.

KPK Cina menyangkakan kepala Administrasi Keselamatan Kerja Negara Cina, Yang Dongliang korupsi karena lalai. Sehingga sebanyak 139 orang kini dipastikan tewas, sementara 34 hilang.

Sebuah pernyataan singkat dikutip Xinhua dari pernyataan KPK Cina. Yang Dongliang disebut melakukan pelanggaran serius dalam hal melanggar disiplin dan hukum.

Hanya saja Pemerintah Cina belum secara terbuka menyebut penetapan tersangka itu karena insiden Tianjin.

Dalam beberapa tahun terakhir Cina telah berjuang dalam beberapa insiden terkait regulasi keselamatan. Di antaranya kasus bencana pertambangan, kebakaran pabrik. Ini menimbulkan kemarahan publik. Bahkan Presiden Xi Jinping pernah menyatakan bersumpah akan memperbaiki kinerja pejabat keselamatan kerja.

Di sisi lain, bencana Tianjin menimbulkan pertanyaan tentang standar keselamatan yang dianut Cina. Padahal negara ini selama 30 tahun ekonominya terus tumbuh. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascaledakan Kimia Tianjin, Toyota Kembali Bangun Pabrik

Pascaledakan Kimia Tianjin, Toyota Kembali Bangun Pabrik

Otomotif | Rabu, 26 Agustus 2015 | 15:46 WIB

India-Australia Latihan Perang untuk Saingi Cina

India-Australia Latihan Perang untuk Saingi Cina

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 15:20 WIB

Sindikat Penipu di Jakarta Diduga Dikendalikan Yakuza

Sindikat Penipu di Jakarta Diduga Dikendalikan Yakuza

News | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 06:38 WIB

Indonesia Terjepit Jika Terjadi Perang Kurs di Asia

Indonesia Terjepit Jika Terjadi Perang Kurs di Asia

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2015 | 14:43 WIB

Badan Nuklir Cina Bersihkan Area Terdampak Ledakan Kimia

Badan Nuklir Cina Bersihkan Area Terdampak Ledakan Kimia

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 16:05 WIB

Tiga Warga Cina Tewas Dalam Ledakan di Bangkok, Thailand

Tiga Warga Cina Tewas Dalam Ledakan di Bangkok, Thailand

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 09:02 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×