Penyataan Kabareskrim Ini Diartikan Ancam Tim Pansel KPK

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2015 | 16:29 WIB
Penyataan Kabareskrim Ini Diartikan Ancam Tim Pansel KPK
Ketua Pansel Capim KPK Destri Damayanti didampingi Wakil Ketua Enny Nurbaningsih dan anggota Yenti Ganarsih‎ menerima rekam jejak capim KPK dari Kabareskrim Komjen Budi Waseso [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi angkat bicara atas pernyataan Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso yang ‎memperingatkan tim panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai hasil trackingnya terkait rekam jejak kandidat.

Pernyataan Budi Waseso yang mengatakan akan melanjutkan proses hukum kandidat calon pimpinan KPK yang bermasalah versi Polri dinilai sebagai bentuk intervensi dan ancaman terhadap tim Pansel.

"Pernyataan Buwas (Budi Waseso) itu bagian dari intervensi. Hal itu merupakan bentuk ancaman terhadap tim Pansel KPK," kata Peneliti Indonesia Legal Roundtable, Erwin Natosmal Oemar ‎dalam konfrensi pers di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2015).

Menurutnya pernyataan Buwas itu sangat tendensius atau memiliki kepentingan tertentu. Mengingat ada dua kandidat calon pimpinan KPK yang mengikuti seleksi ini dari perwira Polri.

Sementara juga ada dari pelaksana tugas Pimpinan KPK yang juga menjadi kandidat. Ia menduga, pernyataan Buwas itu mengisyaratkan akan ada kriminalisasi terhadap KPK nantinya bila pimpinan yang terpilih tidak disukai Polri.

"Kalau ada masalah hukum terhadap calon yang sekarang silahkan Polri membukanya dari sekarang. Jangan sampai nanti terjadi lagi kasus BW (Bambang Widjajanto, Abraham Samad, Bibit-Candra terulang lagi (kriminalisasi KPK)," terangnya.

‎Hal yang sama juga disampaikan ‎perwakilan dari LBH Jakarta, M. Isnur. Menurutnya pernyataan Buwas yang ditujukan kepada tim Pansel tersebut mengandung kepentingan.

Pasalnya kenapa Buwas tidak menyelidiki kasus yang dia anggap terkait salah satu kandidat pimpinan KPK itu sejak dulu. Kenapa baru ditindak bila nanti setelah terpilih.

"Ini jadi pertanyaan kami, kalau memang ada dugaan tindak pidana (terhadap kandidat yang ditandai Polri) kenapa tidak disidik. Nah ini sudah masuk ancaman," katanya.

‎Oleh sebab itu, ia mengingatkan kepada tim Pansel agar tidak mudah dipengaruhi dan diintervensi oleh lembaga lain, seperti Polri.

"Pansel harus tegas dan tidak boleh diintervensi oleh lembaga lain. Kami mendorong Pansel agar tetap independen dan bebas dari intervensi," tegasnya.

Sebelumnya, Buwas mengingatkan, jika nanti calon yang diloloskan ternyata berdasarkan rekomendasi Bareskrim bermasalah dan harus ditindaklanjuti. Maka yang pertama yang dimintai pertanggungjawaban adalah pansel.

"Saya akan nanya rekomendasi saya ini dipakai atau tidak. Kami kan kerja benar bukan main-main, jadi jangan sekedar formalitas," kata Buwas dua hari lalu di Bareskrim Polri.

Buwas tak ingin disalahkan jika nanti ada capim yang bermasalah atau memiliki catatan pidana diloloskan pansel, kemudian diusut Bareskrim.

"Saya sudah bilang kan dari awal, jika nanti saya mengusut penegakan hukum jangan seolah-olah disebut kriminalisasi. Teman-teman juga tolong catat itu," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Koalisi Anti Korupsi Sebut Sejumlah Capim KPK Tak Layak Lolos

Koalisi Anti Korupsi Sebut Sejumlah Capim KPK Tak Layak Lolos

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 15:23 WIB

Ini Alasan Ahok Beri Rekomendasi ke Capim KPK Surya Tjandra

Ini Alasan Ahok Beri Rekomendasi ke Capim KPK Surya Tjandra

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 09:09 WIB

Yotje Mende Ungkap Kalangan yang Sering Intervensi Kasus Korupsi

Yotje Mende Ungkap Kalangan yang Sering Intervensi Kasus Korupsi

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 06:31 WIB

Yotje: KPK Dapat Info dari Tukang Loak Langsung Sadap

Yotje: KPK Dapat Info dari Tukang Loak Langsung Sadap

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 17:39 WIB

Kekurangan KPK Selama Ini Terungkap Saat Seleksi Calon Pimpinan

Kekurangan KPK Selama Ini Terungkap Saat Seleksi Calon Pimpinan

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 15:25 WIB

KPK Tegang Dipimpin Lelaki, Butuh Sentuhan Pimpinan Perempuan

KPK Tegang Dipimpin Lelaki, Butuh Sentuhan Pimpinan Perempuan

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 13:17 WIB

Ini Capim KPK yang Mengaku Daftar Karena Ditunjuk Jaksa Agung

Ini Capim KPK yang Mengaku Daftar Karena Ditunjuk Jaksa Agung

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 13:15 WIB

Biar Dianggap Keren, Capim KPK Ini Diminta Istri Beli Mobil Mewah

Biar Dianggap Keren, Capim KPK Ini Diminta Istri Beli Mobil Mewah

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:37 WIB

Isu Cuci Uang, Saut: Saya Terkutuk dan Mati Kalau Saya Gunakan

Isu Cuci Uang, Saut: Saya Terkutuk dan Mati Kalau Saya Gunakan

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:07 WIB

Terkini

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:25 WIB

Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat

Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:22 WIB

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:14 WIB

Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur

Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:05 WIB

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:00 WIB

Halalbihalal di Balai Kota, Pramono Anung: ASN Jakarta Masih WFH 2 Hari Lagi

Halalbihalal di Balai Kota, Pramono Anung: ASN Jakarta Masih WFH 2 Hari Lagi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:54 WIB

Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi

Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:41 WIB

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:33 WIB

Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU

Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:25 WIB

Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas

Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:24 WIB