Komisi III DPR Desak Bareskrim Umumkan Nama Capim KPK Tersangka

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 28 Agustus 2015 | 17:35 WIB
Komisi III DPR Desak Bareskrim Umumkan Nama Capim KPK Tersangka
Pansel KPK (suara.com/Oke Atmaja)
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani minta Bareskrim Polri membeberkan siapa nama salah satu calon pimpinan KPK yang ditetapkan menjadi tersangka.

"Saya kira jika ada capim yang tersangkut dalam suatu perkara pidana yang sedang disidik dan yang bersangkutan potensial menjadi tersangka, maka kalau penetapan tersangkanya sudah dibuat, tidak ada masalah jika diumumkan kepada publik," kata Arsul, Jumat (28/8/2015).

Arsul kemudian minta kepada tim Panitia Seleksi KPK agar menindaklanjuti temuan Bareskrim Polri.

"Yang harus bersikap dalam hal ini sebenarnya pansel. Artinya, ketika Polri sudah menginformasikan tentang ketersangkutan seorang capim dengan perkara pidana yang sedang disidik, maka pansel tidak boleh ambil resiko dengan tetap memilih yang bersangkutan sebagai satu dari delapan capim yang akan nantinya dikirim ke DPR oleh Presiden," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan pihaknya sudah menyerahkan rekomendasi rekam jejak 48 calon pimpinan KPK kepada panitia seleksi. Di antaranya kata Budi, ada yang tersangkut kasus pidana.

"Dari 48 itu ada (yang jadi tersangka). Yang jelas 48 yang saya sampaikan itu ada," kata Budi Waseso di Bareskrim Polri.

Ketika ditanya, apa perkaranya, Budi tidak secara eksplisit menyebutnya.

"Ada yang korupsi, ada yang pidana umum," kata Budi.

Ketika ditanya siapa calon pimpinan KPK yang disebutkan punya masalah hukum tersebut, Budi tidak mau menyebut.

"Ya tidak bisalah kita sebutkan. Yang jelas 48 itu sudah kita serahkan seluruhnya (ke pansel)," kata Budi.

Dia juga tidak mau menjelaskan apakah kandidat yang dimaksud adalah yang masuk dalam 19 orang yang diseleksi wawancara kemarin.

Budi mengatakan proses hukum kasus tersebut sekarang sedang berjalan di Bareskrim.
Tim pansel menegaskan bahwa mereka tidak kecolongan.

"Kami baru terima informasi itu beberapa jam yang lalu. Kami juga baru tahu," kata Ketua Tim Pansel Capim KPK Destry Damayanti.

Destry mengatakan pansel selama ini memang menerima sejumlah nama yang diberi stabilo merah oleh Kabareskrim Komjen Budi Waseso. Namun, dia tidak tahu kalau orang tersebut sudah ditetapkan menjadi tersangka.

"Namun saya tak menyangka juga nama itu benaran jadi tersangka," katanya.

Destry tidak mau menyebutkan siapa kandidat yang dijadikan tersangka oleh Bareskrim.

"Tapi saya tak bisa sebutkan kasus maupun nama orangnya. Yang pasti dia terselip diantara 19 nama yang saat ini sedang bersaing," kata Destry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Capim KPK Jadi Tersangka, Pansel Tak Mau Disebut Kecolongan

Satu Capim KPK Jadi Tersangka, Pansel Tak Mau Disebut Kecolongan

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 17:27 WIB

Pansel Akui Capim KPK yang Jadi Tersangka Masuk Daftar 19 Nama

Pansel Akui Capim KPK yang Jadi Tersangka Masuk Daftar 19 Nama

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 17:11 WIB

Pansel KPK Jangan Sekali-sekali Abaikan Masukan

Pansel KPK Jangan Sekali-sekali Abaikan Masukan

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 17:02 WIB

Budi Waseso Sebut Dari 48 Capim KPK, Ada Satu yang Jadi Tersangka

Budi Waseso Sebut Dari 48 Capim KPK, Ada Satu yang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 16:43 WIB

Anggota Demokrat Ragukan Metode Seleksi Calon Pimpinan KPK

Anggota Demokrat Ragukan Metode Seleksi Calon Pimpinan KPK

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 11:18 WIB

Terkini

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

×